Kejujuran seorang Kpopers Cilik

10:00 AM 0 Comments A+ a-

Kejujuran seorang Kpopers Cilik

Musik memang disukai oleh banyak orang, mau itu laki-laki maupun perempuan, tua maupun muda, malah yang masih di dalam kandungan Ibu pun butuh musik.
Salah satu jenis musik yang masih ngetop sampai saat ini adalah Kpop, alias Korean Pop. Jumlah para Kpopers ―fans/penikmat musik Kpop― pun jumlahnya tidak sedikit dan tersebar di seluruh belahan dunia. Kpopers pun tidak hanya berasal dari kalangan anak muda, tak sedikit orang dewasa bahkan anak kecil pun juga suka Kpop.
Salah satunya, yeo dongsaeng-nya Near.
 
Near (dengan rambut yg masih panjang) dan
dongsaeng yang masih kelas satu SD
Sejak kecil, dongsaeng sudah sering mendengar lagu-lagu berbahasa Korea karena kedua onnie-nya ini penggemar berat Kpop. Waktu masih kecil, terkadang sambil bermain sendirian kami sering mendengar dongsaeng menggumamkan lagu-lagu Kpop meski liriknya gak jelas.
Yang waktu itu paling Near ingat adalah, ketika dongsaeng yang masih berusia 5 tahun menggumamkan lagu MBLAQ – Monalisa sambil mainan. Near dan onnie yang mendengarnya pun cuma bisa menahan tawa supaya dongsaeng gak sawan ngeliat dua kakaknya bertingkah aneh.
Kira-kira di usia yang tidak jauh berbeda, dongsaeng-nya Near bilang kalau dia suka SuJu Shindong, tapi berubah jadi Leeteuk ketika Super Junior sedang mempromosikan lagu ‘Mr. Simple’. Dongsaeng memang sudah mengerti cowok ganteng ternyata~...
Waktu TK, Onnie-nya Near sedang menggemari grup baru, EXO, dan mengunduh banyak video mereka. Ketika Near menonton video EXO itu di laptop, dongsaeng menghampiri Near dan bertanya, “Mereka siapa? Dia siapa? Orang itu namanya siapa? Kalau yang ini siapa?” dan seterusnya, sehingga Near harus memperkenalkan keduabelas member-nya.
Harus dimaklumi, di usia dongsaeng yang segitu lugunya memang wajar kalau dia banyak nanya. Anak-anak kecil seusianya waktu itu memang rasa ingin taunya sangat tinggi.
Lalu beberapa hari kemudian, dongsaeng menghampiri Near dan berkata, “Kak, aku suka Sehun.”. Near kaget bukan kepalang, “Sejak kapan kau mengenal mereka semua?!” kaget Near.
 
Dongsaneg adalah penggemar EXO sejak mereka
baru debut
Ketika Near sedang menggemari B.A.P, dongsaeng juga ikut menggemari mereka. Member favoritnya adalah Youngjae, karena katanya selain tampan Youngjae itu rambutnya rapi -______-.
Aduh, polosnya... #tepokjidad

Youngjae dan pesona rambutnya (?)
yang bikin dongsaeng demen sama dia -_____-
Nah, ketika kedua kakaknya ini sedang menggemari VIXX, dongsaeng belum kelihatan tertarik terhadap mereka meski dongsaeng tau siapa itu VIXX. Tapi, dongsaeng ―yang sekarang duduk di kelas tiga sekolah dasar ini― pernah bilang kalau member VIXX yang palng tampan itu Leo ―dan ini membuat onnie kegirangan begitu tau member kesukaannya dibilang paling tampan.
Sehubungan dengan judul postingan Near kali ini, Near akan menceritakan kejujuran dongsaeng sebagai seorang Kpopers.

VIXX

Kemarin (31/3), ketika baru pulang sekolah, dongsaeng melihat wallpaper laptop Near, lalu lantas berkata, “Dia menakutkan.” tunjuknya pada Leo.

Wallpaper laptop Near
Tak percaya, Near menyuruhnya menujuk lagi, “Yang mana?”.
“Yang itu.” benar, dongsaeng menunjuk Leo. “Dia ganteng banget.” katanya.
Near hanya terkikik mendengarnya. “Onnie pasti akan menjerit kegirangan mendengarnya...” batin Near. Kemudian, pandangan dongsaeng beralih ke gambar member yang paling pojok.
“Wajahnya putih banget, kayak pake bedak.” katanya.
Near tertawa terbahak-bahak, karena yang dongsaeng maksud adalah N. “Hei!! Aku tau N itu gelap!! Tapi jangan terlalu jujur gitu, dong!!” komplain Near pada dongsaeng.
“Habisnya,” lanjut dongsaeng, “warna kulit wajah sama lehernya beda, tuh. Wajahnya putih, tapi lehernya agak gelap.”.
Near sekali lagi tertawa geli mendengarnya. Memang Near kecewa member favorit Near disebut gelap seperti itu, tapi ―kau tau― ini sangat lucu!!
Lalu, dongsaeng bertanya sambil memandang ke member yang paling pojok, “Kakak pernah nonton kartun Larva?”.
Near mencoba menahan tawa ―rasa-rasanya kayak tau, “Pernah.” kata Near, “Kenapa? Di antara member VIXX, emangnya ada yang mirip sama Larva?” pancing Near.
“Iya,” jawab dongsaeng, “dia mirip Larva.”. Dan pastinya, dongsaeng menunjuk Ravi!!
Near kembali tidak bisa menahan tawa yang meledak. Dongsaeng bilang kalau Ravi mirip Larva yang warna kuning.
“Yang ini rambutnya rapi (Hongbin), yang ini wajahnya aneh (Ken), dan yang ini kelihatan seperti orang sakit (Hyuk).” lanjut dongsaeng.
“Ken? Aneh?” ulang Near, “Kenapa? Apa karena hidungnya besar?” pancing Near.
“Bukan, yang penting wajahnya aneh.” kata dongsaeng.
Begitu Onnie pulang kerja, Near segera menceritakan kejadian itu dan dia tertawa geli mendengarnya ―dan pastinya ia kegirangan begitu tau Leo-nya dibilang ganteng...

Seakan seperti suatu budaya dalam sebuah keluarga kecil, dongsaeng sepertinya sudah tidak asing lagi dengan Kpop. Bahkan hampir sejak lahir, ia sudah mendengar Kpop ―karena kami menyukai Kpop ketika dongsaeng masih kecil.

Tidak ketinggalan tingkah lucu dongsaeng yang lainnya.

Near waktu itu beli kaset Running Man ―kayaknya yang episode 85 yang penting ada Big Bang ―Fantastic Baby era― sebagai salah satu bintang tamunya.

Running Man & Big Bang, serta
summoning ring-nya yang melegenda^^
Dari situ, dia nge-fans banget sama GD, dan dongsaeng sering minta Near memutarkan kembali video itu untuknya ―bahkan Near sampai bosan dengan video itu sendiri.
Masih soal Running Man. Near memang suka nonton Running Man, tapi kalau ada artis yang Near suka aja. Dongsaeng kadang suka ikutan nimbrung nonton Running Man, bahkan gara-gara itu dia hafal nama para member Running Man, lho!
Near tau itu ketika dongsaeng ikut tertawa bersama Near saat melihat tingkah lucu para member Running Man, seperti, “Hahaha! Jongkook lari!”, “Wah, kasian Kwangsoo~..”, “Hihihi, Gary lucu!!”, dan semacamnya Near speechles.

Kpop juga adalah jurus ampuh kalau dongsaeng lagi rewel...
Waktu kecil, dongsaeng belum bisa jauh-jauh dari Ibu, sementara Ibu sibuk dan harus keluar rumah saat itu. Waktu itu kira-kira dongsaeng masih TK.
Dongsaeng gak bisa berhenti menangis begitu bangun tidur ia tidak mendapati Ibu di rumah, sementara hanya ada Near saat itu. Karena rewel, Near sengaja memutar semua music video EXO di laptop.
Toh pada akhirnya, dongsaeng-nya Near akan ikut nimbrung nonton EXO dan berhenti menangis ―taa-daah~.. :D

Terkadang, Near menjadikan Kpop sebagai motivasi agar dongsaeng mau belajar.
Waktu itu dongsaeng gak mau belajar ―dia memang susah kalau disuruh belajar, hobinya main aja. Kadang, Near akan mengancamnya.
“Gue gak bakal puterin videonya B.A.P, Youngjae, atau apapun itu kalau gak mau belajar!!” ancam Near padanya.
Kadang ancaman ini ampuh buatnya, kebanyakan sih enggak. -_____-

Atau kadang keluguannya itu bikin Near bingung.
Near sempat beberapa kali memutar music video Infinite di laptop, dan beberapa kali pula dongsaeng melihatnya. Lucunya, dia langsung suka sama L, alias Myungsoo.
Waktu itu dia ingin melihat kembali cowok yang dibilangnya ganteng itu, tapi dia bingung bagaimana harus mengatakannya pada Near.
“Kak, puterin video itu, dong...” katanya.
“Puterin apa?” heran Near di depan laptop.
“Yang itu, tuh...” ia bingung, “Yang ada itunya...,”.
“Itunya apa?”.
“Siapa, deh, namanya...? L...!” katanya.
“Oh~...” Near memonyongkan (?) bibir, “Itu!” kata Near lagi, “Emang nama grup-nya L apa?” pancing Near ―usilnya kambuh.
Dongsaeng langsung terdiam, memutar otak dengan keras seakan pertanyaan kakaknya ini soal matematika. “Gak tau.” jawabnya pada akhirnya.
“Udah, jawab aja sebisanya.”.
“Uh..” pikirnya lagi, “Beast?”.
“Pufft!.” Near terpaksa menahan tawa untuknya, dan segera memutar ‘video yang ada L-nya’ untuk dongsaeng. “Nama grupnya L itu Infinite! IN.FI.NITE.” kata Near ―berharap dia gak akan menyebut L adalah personilnya Beast lagi.

L yang bikin dongsaeng khilaf
gara-gara nama grupnya
Kebetulan, ketika Ken ulangtahun nanti, dongsaeng juga akan merayakan ulangtahunnya yang kesembilan! Yup, bener banget, Ken dan dongsaeng lahir di tanggal dan bulan yang sama, tapi cuma berbeda empat belas tahun aja, kok!^^ Empat belas tahun aja???
 
Dongsaeng dan Ken sama-sama
lahir di 6 April
Postingan ini hanya untuk sharing aja, kok. Berbagi cerita dan pengalaman punya saudara kandung yang sama-sama suka Kpop. Juga, gimana seorang kakak penggemar Kpop menjaga adiknya yang juga suka Kpop, agar dampak kesukaannya pada Kpop bisa memberikan sisi positif buatnya kelak.
Kalau perbedaan usianya dekat, seperti Near dan onnie yang cuma beda tiga tahun, kayaknya gak perlu dijaga ketat. Tapi kalau perbedaan usianya cukup jauh, seperti Near dan dongsaeng yang berbeda sepuluh tahun, baru butuh pengawasan.
Oke, semoga postingan ini berguna bagi para Kpopers chingu-deul sekalian, juga bagi kakak-kakak yang lain!!^^

Kalau pengalaman kamu, gimana?


Sampai sini postingan Near kali ini~...^^

Gamsa hamnida~...

Ppyong!

감사합니다^^

감사합니다^^
Jangan lupa untuk berkunjung lagi!!^