[FF] Aim part VII

6:00 PM 0 Comments A+ a-

Aim
Part VII : 기억해지? (우리 추억) Remember

 
Author : Near

Genre : Action, Romance, NC+19

Cast : Choi Sol Ji/Sally Choi (OC), Jeon Won Woo

Other Casts : Kim Min Gyu, Choi Seung Cheol, Yoon Jeong Han, Wen Jun Hui, Lee Ji Hun, Cheon Se Ri (OC), Kwon Sun Young, Lee Seok Min

| Spoiler ver. |
| Part I | Part II | Part III | Part IV | Part V | Part VI |

***

A warning from Author...

NC di sini meliputi adegan kekerasan ―berhubung genre-nya action jadi ada adegan pukul-pukulan, tembak-tembakan, dan darah-darahan (?), beberapa kata tidak sopan ―rada kasar juga sih, dan adegan dewasa. Meskipun fanfiction ini tidak secara keseluruhan ―alias tidak 100%― mengandung adegan-adegan di atas, namun tetap saja pembaca harus mewaspadai hal ini.

Tulisan ini tidak untuk ditiru atau menjerumuskan pada hal-hal buruk yang ditulis di dalamnya. Sebagai pembaca yang baik, mohon buang yang jelek dari tulisan ini dan ambil yang baik dari fanfiction ini. Jadilah pemabaca yang baik yang mampu menyaring apa yang dibacanya.

Mohon perhatikan baik-baik peringatan ini terlebih dahulu sebelum membaca, ya.

Author

Near

***

“Bruk!” Wonwoo lah yang membanting Mingyu pada dinding. Kedua lelaki itu saling beradu tatapan tajam.

“Buk!” Wonwoo lah yang memukul Mingyu kemudian.


Mingyu membalasnya, ia banting tubuh Wonwoo pada pagar balkon lalu berbalas memukulnya. Impas keduanya.

[ Bangtan Boys – House of Cards]



“Kurang ajar kau, Kim Min Gyu.” suara bass itu menggema, kerah baju Mingyu dicengkeramnya kuat-kuat.

Kepala mereka berbenturan dan saling beradu, tatapan keduanya saling memburu.

“Hentikan!” seru Solji yang datang menghampiri mereka. Namun tak satupun dari kedua lelaki itu yang mau mengalah.

“Justru kau, Hyung,” Mingyu menatapnya tajam tanpa rasa takut, “kau membuangnya seperti tak terpakai lagi. Kau telah mencampakkannya. Kau bukan laki-laki,”.

“Buk!!” Wonwoo memukul wajahnya dengan keras, lalu mencengkeram Mingyu lagi.

“Kau?! Bagaimana bisa kau,” suara Wonwoo menyerangnya.

“Tentu saja aku bisa, karena aku yang akan melindungi Solji Nuna ―tidak seperti dirimu.” ujar Mingyu santai meski bibirnya berdarah.

“Hentikan, ku bilang!!” jerit Solji.

Mingyu mendorong sahabatnya sendiri, dan di saat itulah ia memukul Wonwoo sekali ―hingga kepalanya terbentur. Wonwoo yang tidak terima itupun bersiap memukulnya lagi, sebelum akhirnya Seungcheol datang dan memisahkan keduanya.

“Hentikan! Hentikan!!” geram Seungcheol, menahan Mingyu, sementara Jihun menyusul lalu menahan Wonwoo.

Mereka sudah berada di jarak yang aman sekarang, namun baik Mingyu maupun Wonwoo masih beradu tatap. Solji hampir saja berlari ke sana ―ke balkon― namun Seri keburu datang dan menahan langkahnya.

“Tenang dulu, Tuan-tuan.” Seungcheol berusaha sabar, ia menghela nafas sebelum bertanya, “Sebenarnya apa yang terjadi di antara kalian berdua, uh? Katakan!”.

Hening, tak ada yang sudi menjawab.

“Solji-ya, apa yang sebenarnya terjadi?” tanya Seungcheol.

Pupil matanya bergetar, “Se, sebenarnya,” Solji gelagapan, “sebenarnya,”.

“Aku baru saja mencium Solji Sunbae.” jawab Mingyu pada akhirnya, sementara tatapannya dan Wonwoo masih beradu.

[FF] Aim part VI

6:30 PM 0 Comments A+ a-

Aim
Part VI : Accident?

 

Author : Near

Genre : Action, Romance, NC+19

Cast : Choi Sol Ji/Sally Choi (OC), Jeon Won Woo

Other Casts : Kim Min Gyu, Shin Hae Ra (OC), Choi Seung Cheol, Yoon Jeong Han, Wen Jun Hui, Lee Ji Hun, Cheon Se Ri (OC), Kwon Sun Young, Lee Seok Min



***

A warning from Author...

NC di sini meliputi adegan kekerasan ―berhubung genre-nya action jadi ada adegan pukul-pukulan, tembak-tembakan, dan darah-darahan (?), beberapa kata tidak sopan ―rada kasar juga sih, dan adegan dewasa. Meskipun fanfiction ini tidak secara keseluruhan ―alias tidak 100%― mengandung adegan-adegan di atas, namun tetap saja pembaca harus mewaspadai hal ini.

Tulisan ini tidak untuk ditiru atau menjerumuskan pada hal-hal buruk yang ditulis di dalamnya. Sebagai pembaca yang baik, mohon buang yang jelek dari tulisan ini dan ambil yang baik dari fanfiction ini. Jadilah pemabaca yang baik yang mampu menyaring apa yang dibacanya.

Mohon perhatikan baik-baik peringatan ini terlebih dahulu sebelum membaca, ya.

Author

Near

***

Yukseon berhasil melewati loker itu dengan selamat, namun Mingyu yang tidak tau apa-apa itupun mengikuti Yukseon dan ketika ia melewati loker tersebut,

“Ngiiiing~~...!!”.

Alat yang Ilsung pasang di dalam loker tersebut seketika merusak handsfree yang Mingyu kenakan saat ini. Tak hanya itu, Mingyu juga merasakan ngilu luar biasa di telinganya.

“Akhh!!” rintihnya keras, ia jatuh terduduk dan berusaha melepas benda di telinganya itu dengan tergesa.

Tak hanya Mingyu, tapi hal yang sama dialami pula oleh para anggota X Team lainnya.

“Astaga!!” jerit Seri, ia langsung terjatuh di atas lantai.

Aish!!” Sunyoung langsung melempar benda itu dari telinganya.

Begitu pula yang Seokmin rasakan, “Keparat!” geramnya melempar handsfree-nya yang telah melukai telinganya.

“Aww!!” rintih Seungcheol, ia, Pak Kim juga Jihun bahkan turut kena imbasnya.

Omo!” Jeonghan terloncat begitu merasakan handsfree itu serasa mencubit telinganya. Seketika para senior memperhatikannya.

“Ada apa denganmu, anak baru?” tanya salah seorang di antaranya, namun Jeonghan hanya tersenyum seakan tak terjadi apa-apa.

Ketika mereka semua pergi, Jeonghan berusaha mengenakan handsfree-nya lagi, namun sekarang benda itu sudah tidak berfungsi.

Hal yang sama pun dirasakan Junhui. “Sialan!!” ia banting benda itu, untung saja ia hanya seorang diri di koridor. Paling tidak gerak-geriknya ini hanya terekam CCTV.

Ouch!!” pekik Solji, tangannya segera mencabut benda itu dari telinganya, “What the f..., arrgghh!!” gerutunya sendiri, jengkelnya menjadi-jadi.

“Akh!” rintih Wonwoo, seketika melepas Haera dari pelukannya begitu saja. Ia memandangi handsfree-nya dan Haera bergantian.

Mata sabit itu menohok ulu hatinya.

“Sebenarnya apa yang Ilsung rencanakan?!!” ia geram pada gadis itu.

“Sepertinya salah satu temanmu melewati penguat gelombang elektromagnetik yang kami pasang di kamar mandi.” jelas Haera ringan.

[FF] Aim part V

2:13 PM 0 Comments A+ a-

Aim
Part V : S.P.Y

 

Author : Near

Genre : Action, Romance, NC+19

Cast : Choi Sol Ji/Sally Choi (OC), Jeon Won Woo

Other Casts : Kim Min Gyu, Shin Hae Ra (OC), Choi Seung Cheol, Yoon Jeong Han, Wen Jun Hui, Lee Ji Hun, Cheon Se Ri (OC), Kwon Sun Young, Lee Seok Min

Spoiler ver, Part I, Part II, Part III, Part IV
| Fanfiction List |



***

A warning from Author...

NC di sini meliputi adegan kekerasan ―berhubung genre-nya action jadi ada adegan pukul-pukulan, tembak-tembakan, dan darah-darahan (?), beberapa kata tidak sopan ―rada kasar juga sih, dan adegan dewasa. Meskipun fanfiction ini tidak secara keseluruhan ―alias tidak 100%― mengandung adegan-adegan di atas, namun tetap saja pembaca harus mewaspadai hal ini.

Tulisan ini tidak untuk ditiru atau menjerumuskan pada hal-hal buruk yang ditulis di dalamnya. Sebagai pembaca yang baik, mohon buang yang jelek dari tulisan ini dan ambil yang baik dari fanfiction ini. Jadilah pemabaca yang baik yang mampu menyaring apa yang dibacanya.

Mohon perhatikan baik-baik peringatan ini terlebih dahulu sebelum membaca, ya.

Author

Near

***

“Yoon Jeong Han, Wen Jun Hui, Jeon Won Woo, kalian menyamar secara tunggal, untuk daerah kalian stand by nanti akan ku jelaskan begitu sampai di penginapan. Kwon Sun Young dan Lee Seok Min, serta Choi Sol Ji dan Kim Min Gyu, menyamar berpasangan.”.

“Oh? Kita tidak sendirian?” sahut Seokmin, berpandangan dengan Sunyoung.

“Tunggu, berpasangan?” ralat Solji.

“Iya, berpasangan,” ulang Seungcheol, “apa di sini ada yang belum pernah pacaran??”.

Sunyoung secara spontan mengangkat tangan, padahal ucapan tadi hanya sekadar kiasan. “Oh? Bercanda, ya?” cengirnya, dengan canggung menurunkan tangannya. Sementara diam-diam, Mingyu tersenyum, di samping itu Wonwoo mendengus.

“Cheon Se Ri menyamar sebagai housekeeping, menyelinap ke kamar Cha Yuk Seon untuk memasang alat penyadap suara, Lee Ji Hun,”.

“Lee Ji Hun, kau ―Seungcheol― dan aku, kali ini kita bersama-sama.” sela Pak Kim.

Semua memandang ke arah beliau.

“Uh, maaf, Kim Sonsaengnim,” ralat Seungcheol, “bukankan rencana awalnya,”.

“Rencana awal diganti sesuai perintahku.” tegas beliau, “Kau harus ikut aku dan aku akan mengajarkanmu bagaimana membangun tim ini seperti caraku.” katanya pada Seungcheol.

“Ta, tapi, Sonsaeng,” tepukan dari Pak Kim membuat ucapan Seungcheol terhenti.

“Apakah ada yang kurang jelas?” tanya beliau lantang.

“Siap, tidak!” jawab X Team tegas.

“Kalau begitu ―Choi Seung Cheol.” beliau mempersilahkan si leader itu.

“Sebelum memulai misi hari ini, mari kita berdoa sejenak ―berdoa dimulai.” ucap Seungcheol, semua menunduk dan berdoa.

Aku tau Hansol juga meminta hal yang sama padaMu, jadi,” Solji mengepalkan erat tangannya, “biarkan aku pulang dalam keadaan utuh ke hadapannya ―seperti biasanya.”.

“Berdoa selesai.”.

Seusainya, mereka segera bangun dan berkumpul. Semua tangan berada dalam tumpukan yang sama, dan lantas kesebelasnya berseru,

Ekseu, ekseu, aja-aja~ FIRE!!!”.

[MOTIVASI] Yakini, dan Tekuni

10:57 AM 0 Comments A+ a-


Berhenti berharap. Berhenti meminta belas kasihan pada orang lain.

Karena kau masih punya kaki, kau masih punya tangan, kau masih punya sesuatu yang bisa kau gunakan untuk menopang hidupmu.

Tak ada pilihan lain selain menggali tanah dengan tangan telanjang, sementara orang lain menggali dengan cangkul dan peralatan canggih lainnya. Galian mereka lebih cepat, lebih dalam, dan dengan segera menemukan harta karun. Sementara kau harus berdarah-darah menggali tanah berbatu dan mengejar keterlambatanmu.

Ingatlah, tidak ada ciptaanNya di dunia ini yang sia-sia. Mungkin tidak setiap manusia terlahir beruntung, tetapi setiap manusia memiliki anugerah yang dibekali untuknya, untuk bertahan hidup. Hanya saja tak semua manusia menyadari anugerahnya sendiri.

cr 방탄소년단 Official Facebook Fanpage

Itulah mengapa, dengan apapun caranya, galilah terus, bahkan jika harus dengan tangan telanjang. Galilah sampai kau temukan harta karun itu. Jangan mau kalah sama mereka yang menggunakan alat-alat canggih.

Kau bukan orang yang lemah, bahkan mereka yang tak punya fisik sempurna pun lupa akan kecacatan mereka sendiri dan berhasil menembus batas. Kau juga harus! Kenapa tidak?

Kau tau siapa kau, kau tau untuk apa kau di sini, kau tau akan jadi apa dirimu, sekarang mulailah mengukir. Ukirlah hidupmu, jangan pedulikan orang lain. Fokuslah pada hal yang kau yakini, yang mungkin tak dipercayai orang-orang pada awalnya.

Namun suatu hari nanti, ketika kau akhirnya berhasil, ketika kau bisa memberikan kebahagiaan pada orang banyak, mereka yang menentang pun akan mengangguk dan mengiyakan keyakinanmu itu : mimpimu.

Kau boleh sakit di awal, tapi tak boleh sakit nantinya. Kau boleh menderita di awal, tapi tak boleh menderita terus nantinya. Kau boleh bersedih di awal, tapi tak boleh bersedih terus kemudian.

Yakini, dan tekuni.

Selama bintang-bintang masih bisa bersinar, selama titik-titik hujan masih bisa menimpa bumi, selama embun-embun masih bisa menyejukkan alam, kau pun masih bisa merangkai tangga dan menapakinya menuju mimpimu.

Yakini, dan tekuni.

Tidak ada kata ‘tidak pernah’, yang ada hanya kata ‘terlambat’ ―kau masih bisa mengejarnya.

***

Near bukan lagi keingetan mantan, lho^^ Boro-boro mikirin mantan, hahahaha. *Near sungguh kejam orangnya*

Oya, lagu ini Near selipin karena tempo dan nadanya yang pas sama curhatan Near kali ini. Yup, memang curhatan Near kali ini tidak ada kaitannya dengan cinta-cintaan sama sekali.

Ya, Near rasa, kalian bisa menebak sendiri lah, Near lagi kenapa? Hihihi

Author

Near

Aim part IV

6:15 PM 0 Comments A+ a-

Aim
Part IV : 내돈생이 My Little Bro 


Author : Near

Genre : Action, Romance, NC+19

Cast : Choi Sol Ji/Sally Choi (OC), Jeon Won Woo

Other Casts : Kim Min Gyu, Choi Han Sol/Vernon, Shin Hae Ra (OC), Choi Seung Cheol, Yoon Jeong Han, Wen Jun Hui, Lee Ji Hun, Cheon Se Ri (OC), Kwon Sun Young, Lee Seok Min


***

A warning from Author...

NC di sini meliputi adegan kekerasan ―berhubung genre-nya action jadi ada adegan pukul-pukulan, tembak-tembakan, dan darah-darahan (?), beberapa kata tidak sopan ―rada kasar juga sih, dan adegan dewasa. Meskipun fanfiction ini tidak secara keseluruhan ―alias tidak 100%― mengandung adegan-adegan di atas, namun tetap saja pembaca harus mewaspadai hal ini.

Tulisan ini tidak untuk ditiru atau menjerumuskan pada hal-hal buruk yang ditulis di dalamnya. Sebagai pembaca yang baik, mohon buang yang jelek dari tulisan ini dan ambil yang baik dari fanfiction ini. Jadilah pemabaca yang baik yang mampu menyaring apa yang dibacanya.

Mohon perhatikan baik-baik peringatan ini terlebih dahulu sebelum membaca, ya.

Author

Near

***

“Dor! Dor!”. Hari ini mereka berlatih menembak.

Omo, omo,” beberapa kali Jihun kehilangan kendali senjatanya, “omo, Jihun-ah.”.

Mendengar kebisingan itu, Seri melirik ke arahnya, “Shikeureo~...” Jihun menatap ke arahnya, “Pegang erat, dan pandangan ke depan! Aiming! Fokus, Woozi-ya!”.

Hari ini Jeonghan sudah bisa kembali bekerja dalam X Team. Dokter yang menanganinya telah memperbolehkannya pulang. Begitu kembali dari rumah sakit, Jeonghan langsung ikut serta dalam pelatihan ini.

“Wow, aku merasa lebih baik.” gumam Jeonghan, lalu kembali menembak.

Selesai menembak, mereka mengumpulkan kertas yang menjadi sasaran tembak mereka kepada Pak Kim dan salah seorang pelatih menembak yang membimbing mereka.

“Hihihi.” Jihun hanya nyengir ketika menunjukkan kertas sasaran tembaknya.

Si pelatih itu menggeleng-gelengkan kepala melihat rata-rata hasil tembakan Jihun hanya mengenai lingkaran nomor tiga, empat, dan lima. Sangat buruk, yang paling buruk.

Namun beliau mendapat hasil yang memuaskan ketika melihat kertas sasaran tembak milik Mingyu dan Wonwoo. Pria itu tersenyum puas melihat hasil keduanya 90% mengenai llingkaran nomor sepuluh, sementara 10% sisanya meleset ke nomor sembilan.

Kedua lelaki itu saling berpandangan, “Wow.” ucap Mingyu mengagumi, sementara Wonwoo hanya cukup dengan senyuman tipis saja.

Terbaik, yang paling baik.

[FF] Aim part III

4:28 PM 0 Comments A+ a-

Aim
Part III : Shin Hae Ra


Author : Near

Genre : Action, Romance, NC+19

Cast : Choi Sol Ji/Sally Choi (OC), Jeon Won Woo

Other Casts : Kim Min Gyu, Shin Hae Ra (OC), Choi Han Sol/Vernon Choi, Choi Seung Cheol, Han Na Yeon (OC), Wen Jun Hui, Lee Ji Hun, Cheon Se Ri (OC), Kwon Sun Young, Lee Seok Min


***

A warning from Author...

NC di sini meliputi adegan kekerasan ―berhubung genre-nya action jadi ada adegan pukul-pukulan, tembak-tembakan, dan darah-darahan (?), beberapa kata tidak sopan ―rada kasar juga sih, dan adegan dewasa. Meskipun fanfiction ini tidak secara keseluruhan ―alias tidak 100%― mengandung adegan-adegan di atas, namun tetap saja pembaca harus mewaspadai hal ini.

Tulisan ini tidak untuk ditiru atau menjerumuskan pada hal-hal buruk yang ditulis di dalamnya. Sebagai pembaca yang baik, mohon buang yang jelek dari tulisan ini dan ambil yang baik dari fanfiction ini. Jadilah pemabaca yang baik yang mampu menyaring apa yang dibacanya.

Mohon perhatikan baik-baik peringatan ini terlebih dahulu sebelum membaca, ya.

Author

Near

***

Jihun terkejut melihat seorang gadis meletakkan sepiring roti lapis untuknya. Ketika mendongak, Jihun mengenalinya ―Seri.

“Sudah sarapan?” gadis itu sedang mengunyah roti lapisnya sendiri.

Jihun tak bergeming, “Kau,”.

“Sarapan di pagi hari akan meningkatkan konsentrasimu ketika bekerja, itu yang ku baca hari ini. Dari tatapan matamu saja, kau kelihatan tidak fokus. Dari gerak-gerikmu aku tau kau kekurangan energi.” oceh Seri lagi. “Semua yang datang hari ini sudah sarapan, kecuali dirimu, Woozi-ya.”.

Jihun berkedip.

“Tunggu apa lagi? Dimakan sandwich-nya!” suruh Seri.

Terasa menggelitik di dadanya ketika ia tau Seri memperhatikannya. Tapi Jihun masih sama saja, “Kapan kau akan memanggilku ‘Jihun Oppa’?” godanya.

Jelas Seri tersinggung. Ia memang tidak pernah memanggil nama aslinya ―Jihun― ia lebih suka memanggil code name-nya ―Woozi― sehingga ia tidak perlu menuakan cowok pendek itu.

Seketika Seri merebut roti lapis itu, Jihun segera menahannya dan berkata, “Aku lapar, aku lapar!” ralatnya, membujuk rayu Seri supaya tidak jadi marah, “Aku akan makan rotinya. Sungguh.” cengirnya.

Meski masih tersinggung, Seri pun membiarkan Jihun merebut sandwich itu dari tangannya.

[FF] Almost Black Day

3:44 PM 0 Comments A+ a-

Almost Black Day


Author : Near
Genre : Sad Romance
Cast : OC, Wonwoo


Cover FF terinspirasi dari Tumblr
hehehe

***

[VIXX - 지금 우린 Now We]



Aku berjalan sendiri, membayangkan April nanti aku akan makan mie hitam lagi seperti dua tahun yang lalu, di atas suka cita orang yang merayakan hari esok. Gusar ku pendam sendiri, berdampak pada langkah kakiku yang berat. Aku pulang dari tempatku kerja hampir tengah malam dan berjalan menuju rumah sewaku yang agak jauh dari tempatku bekerja.

Langkahku terhenti melihat layar televisi di sebuah rumah makan. Aku melihat sosoknya di sana, senyumku terukir tanpa ku sadari. Namun angin yang berhembus mengingatkanku bahwa sosok itu hanya digital. Ku kantongi tanganku di saku jaket dan meneruskan perjalanan.

Sejak pertama kami bertemu, sejak ia memutuskan menjadi apa yang dia inginkan, kami sudah siap jika harus hidup terpisahkan. Namun ku rasa, sejak dua tahun yang lalu hubungan ini telah berakhir.

Tap, tap, tap.

Ketika aku sampai di jalan perumahan yang sangat sepi, ku dengar langkah di belakangku. Seorang pria hanya itu wajahnya tak terlihat karena hari terlalu gelap dan pria itu sangat jauh.

Aku melangkah saja, namun lambat laun ku rasakan kehadirannya semakin mendekat. Secara logis, semakin cepat langkahku maka langkahnya pun makin cepat. Pikiranku menyempit karena penguntit itu, aku mulai setengah berlari. Makin lama, langkahku semakin cepat hingga kau bisa menyebutnya lari terbirit-birit.

Adrenalinku memuncak. “Pscyo!”gerutuku dalam hati.

[TIPS] Cara Mencegah Writer Block

2:55 PM 0 Comments A+ a-

Cara Mencegah Writer Block


Annyeong, annyeong~... Near kembali memperkenalkan satu corner lagi, yakni Author TIPS, di mana Near akan membagi tips-tips seputar dunia kepenulisan khusus buat para Author yang berkecimbung dalam dunia fanfiction!!

Well, tips-tips berikut sebenarnya sudah dikenal dalam dunia kepenulisan pada umumnya, namun tidak semua Author fanfiction memilliki pengetahuan ini, jadi Near akan berbagi buat Author semua!!^^

Author TIPS kali ini adalah mencegah terjadinya Writer Block yang selalu bikin para readers merasa dipehapein. Nah, lho~...

[FF] Aim part II

2:11 PM 0 Comments A+ a-

Aim
Part II : Flashback



Author : Near

Genre : Action, Romance, NC+19

Cast : Choi Sol Ji/Sally Choi (OC), Jeon Won Woo

Other Casts : Kim Min Gyu, Choi Seung Cheol, Yoon Jeong Han, Wen Jun Hui, Lee Ji Hun, Cheon Se Ri (OC), Kwon Sun Young, Lee Seok Min
***

warning from Author...

NC di sini meliputi adegan kekerasan ―berhubung genre-nya action jadi ada adegan pukul-pukulan, tembak-tembakan, dan darah-darahan (?), beberapa kata tidak sopan ―rada kasar juga sih, dan adegan dewasa. Meskipun fanfiction ini tidak secara keseluruhan ―alias tidak 100%― mengandung adegan-adegan di atas, namun tetap saja pembaca harus mewaspadai hal ini.

Tulisan ini tidak untuk ditiru atau menjerumuskan pada hal-hal buruk yang ditulis di dalamnya. Sebagai pembaca yang baik, mohon buang yang jelek dari tulisan ini dan ambil yang baik dari fanfiction ini. Jadilah pemabaca yang baik yang mampu menyaring apa yang dibacanya.

Mohon perhatikan baik-baik peringatan ini terlebih dahulu sebelum membaca, ya.

Author

Near

***

[ B.A.P - COMA]



Sementara itu, “Tunggu!!” beberapa orang melarikan diri dari lokasi. Tak ayal Solji, Mingyu dan beberapa polisi segera mengejar mereka.

Meski semua kawanannya sudah berhasil tertangkap, pemuda yang memakai jaket hitam, topi dan masker itu masih saja berusaha melarikan diri dari mereka.

“Persetan.” geram Solji yang segera mengejarnya bersama Mingyu.

Bahkan pemuda itu masih bisa melawan Mingyu meski ia sudah menyergapnya. Mingyu berhasil membenturkannya pada dinding dan menguncinya di situ. Ketika ia hendak melawan lagi, Solji langsung menodongkan senjata ke arahnya.

Hening, dingin.

Mingyu segera membuka topi dan masker itu untuk mengungkap wajahnya dan mengenalinya. Namun Mingyu terkejut melihat siapa yang berhasil di tangkapnya itu.

Ia terbelalak, “Wonwoo Hyung?”.

“Wonwoo?” Mingyu lebih kaget lagi ―ternyata Solji juga mengenal orang ini.

Hening sekali lagi.

“Kau mengenalnya, Nuna?” kaget Mingyu.

Di saat yang sama, Seungcheol datang, “Dia kawan kita!” serunya pada Mingyu dan Solji, “Dia seorang polisi! Namanya Jeon Won Woo!”.

Mingyu segera melepaskan Wonwoo, dan Solji pun menurunkan senjatanya.

“Wonwoo Hyung, rupanya benar ini kau!” cengir Mingyu, “Sungguh tak disangka kita bertemu di tempat seperti ini selama bertahun-tahun tak jumpa!”.

Wonwoo tak bereaksi ―seperti biasanya.

Merasakan tatapan Solji itu, Mingyu pun beralih. “Nuna juga mengenal Wonwoo Hyung?” tanyanya pada Solji.

감사합니다^^

감사합니다^^
Jangan lupa untuk berkunjung lagi!!^