[TIPS] Cara Mencegah Writer Block

2:55 PM 0 Comments A+ a-

Cara Mencegah Writer Block


Annyeong, annyeong~... Near kembali memperkenalkan satu corner lagi, yakni Author TIPS, di mana Near akan membagi tips-tips seputar dunia kepenulisan khusus buat para Author yang berkecimbung dalam dunia fanfiction!!

Well, tips-tips berikut sebenarnya sudah dikenal dalam dunia kepenulisan pada umumnya, namun tidak semua Author fanfiction memilliki pengetahuan ini, jadi Near akan berbagi buat Author semua!!^^

Author TIPS kali ini adalah mencegah terjadinya Writer Block yang selalu bikin para readers merasa dipehapein. Nah, lho~...



Soal Writer Block, Near sendiri juga sudah ngalamin, tuh, berkali-kali. Mungkin saat itu Near memang masih zamannya sekolah jadi masih labil, deh *lah*. Near pada saat itu juga belum mengenal yang namanya outline atau mungkin sinopsis.

“Near, apaan tuh outline?”.

Nah, sekarang Near akan menjabarkan keduanya. Dua kata kunci tersebut adalah penangkal ampuh Author sekalian dari kebuntuan ide alias Writer Block!!


1.  Outline

Mungkin banyak Author yang asing sama kata ini, apalagi kalian para Author muda nan pemula. Hayoo unjuk tangan!!^^


Outline adalah kerangka dari cerita kamu, Author sekalian. Kerangka ini ditulis secara teratur dari awal cerita hingga mencapai ending cerita, setiap ide ditandai dengan nomor. Penulisan kata-katanya gak usah baku juga gapapa, semau kalian aja, bahkan mau pakai sandi morse juga gapapa. Hehehe, bercanda^^

Menulis kerangka atau outline gak perlu resmi-resmi amat, yang penting kalian mengerti maksudnya, karena kalian yang menuliskannya.

Near kasih contoh, ya.

Near ambil ceritanya dari fanfiction Near yang judulnya First (White Day) ―abis Near bingung mau kasih contoh apa. :P

Semisal, kalian mau bikin fanfiction ―atau cerita lainnya juga boleh― dengan tokoh utamanya ―semisal― namanya Sun dan Hyuk. Ceritanya ber-genre romance tentang pernyataan cintanya Hyuk ke Sun dengan cara yang manis di hari Putih alias White Day.

Inspirasi sudah dapat, sekarang kita mulai bikin outline-nya.


First (White Day)

Genre : Romance, school life


Outline

  1.  Pengenalan tokoh Sun, siswi SMA, jago gambar, ceroboh dan pelupa, dingin dan cuek. Konflik batin Sun karena keseringan menggambar seseorang yang sama beberapa hari belakangan, orang itu adalah Hyuk.
  2.  Flashback, pertama kali Hyuk mencuri perhatiannya yang cuek abis. Karena sebuah perayaan Valentine kecil-kecilan di sekolah, Sun harus memberikan permen yang disediakan panitia kepada seorang siswa. Sun memberikannya pada Hyuk *gak niat sama sekali*
  3.  Perkenalan tokoh Hyuk *masih flashback* seorang siswa SMA yang terkenal karena kebaikan, ketampanan, dan kepintarannya. Bahkan di hari Valentine banyak yang memberikannya permen, salah satunya Sun.
  4.  Sun menyelesaikan gambarnya di kantin, dan ia sadar ia baru saja menggambar Hyuk. Ia lebih terkejut lagi ketika mendapati Hyuk duduk di depannya. Hyuk bilang dia suka gambar yang Sun berikan, tapi Sun tidak ingat. Dengan sedikit jengkel, Hyuk mengingatkan kalau Sun tidak cuma memberinya permen di hari Valentine, tapi juga gambar dirinya.
  5. Sun yang baru ingat pun jadi malu, apalagi ketika Hyuk memberinya cokelat putih sebagai pembalasan permennya di hari Valentine. Pikiran Sun campur aduk, ia belum siap untuk White Day pertamanya ini, jadi ia kabur dari hadapan Hyuk sementara Hyuk dengan usil terus mengejarnya.


Selesai, deh, outline-nya. Gak perlu bahasa baku dan gak perlu susah-susah. Kalau mau agak panjang, ya gak papa, supaya kalian gak lupa sama jalan ceritanya. Near juga kebiasaan begitu.

Bagi kamu Author yang fanfiction-nya chaptered, Near punya tips biar gak mati ide di tengah beredarnya fanfiction kamu.

Tulislah outline untuk masing-masing chapter fanfiction kamu. Cara ini efektif supaya kamu gak kehilangan ide, dan gak lagi me-PHP-in pembaca kamu.

Ada baiknya menulis outline dari awal cerita hingga mencapai ending. Hal inilah yang akan menghindari Author semua dari writers block!!

Kalau ada yang kurang, outline-nya bisa ditambah coretan sedikit sebagai memo atau sekadar pengingat, biar gak lupa di bagian itu ada satu adegan tambahan. Yang penting, outline dibuat sebagai peta kalian menuju kerampungan cerita, agar kalian tidak tersesat sehingga terjadilah yang namanya writer block!!

Nah, kalau outline Near sendiri kayak gimana, ya?

Nih, kayak begini, nih^^ Gak terlalu jelas ya tulisannya, biar gak ‘dicolong’. Hehehe^^

Outline dari FF Near yang judulnya Aim,
dan outline dari cerita lainnya.

Wiihh, outline-nya Near panjang amat, ya? Hehehe, soalnya Near orangnya pelupa, seenggaknya itu outline harus bisa mengingatkan penulisnya.

Oke, lanjut^^


2. Sinopsis

Nah, yang ini pasti sudah familiar, kan? Benar sekali, sinopsis berisi tentang ringkasan atau ide-ide utama dari awal cerita sampai akhir cerita.

Ini bukan sinopsis yang biasanya di back cover novel, lho.


Sinopsis ini bisa kamu buat setelah menulis outline. Cara buat sinopsis ini gampang-gampang susah. Gampang karena kamu cukup menulis inti sari ceritanya saja, susah karena biarpun cuma inti tapi harus ditulis sampai akhir.

Mau sudah bikin outline atau belum, mulailah membuat sinopsis dari awal cerita, seperti kamu sedang membuat versi cerpen dari chaptered fanfiction, atau versi ficlet dari beberapa shot fanfiction kamu.

Tulislah hingga mencapai akhir alias ending cerita kamu.


Ini tips penting seorang ‘guru’ yang Near kenal : tulis sinopsis kamu dari awal sampai akhir tanpa ada jeda, seperti “Tar dulu, ah, tiduran dulu.”, “Nyari baso, dulu, lah.” desebre desebre. Karena hal itulah yang bikin kamu gak selesai nulisnya.

Geserlah kegiatan yang menurut kamu bisa menghambat proses terselesaikannya sinopsis kamu, fokuskan pikiranmu untuk merampungkan sinopsis. Tapi kalau disuruh Mama beli gula di warung, gak boleh ntar dulu ya ―ntar kualat lagi.^^

Dan kalian tau bagaimana rasanya menyelesaikan satu sinopsis? Rasanya persis seperti menyelesaikan lari marathon! Eh, Near belum pernah nyoba lari marathon, deng.^^

Begitu selesai sinopsis, kamu bakal ngerasa lega selega leganya. Sinopsis itu bisa kamu ‘endapkan’ dulu di komputer atau laptop. Selama masa ‘diendapkan’ tersebut, refreshing lah, seperti jalan-jalan di sekitar rumah, makan di luar, main sama teman, atau memberi asupan otak dengan banyak membaca karya orang lain.


Ini perlu, supaya otak kamu gak ngebul, hehehe. Tapi ini seriusan, lho ―otak itu perlu istirahat.

Begitu kamu kembali merasa segar, kamu boleh menlanjutkan dan mengembangkan tiap-tiap ide cerita dari outline dan sinopsis kamu!^^

Selamat berkarya!^^


Sekian Author TIPS dari Near. Semoga selalu bermanfaat bagi para Author, baik yang berkecimbung di dunia fanfiction saja maupun dalam semua bidang cerita umum!^^

Komentar, kritik dan saran yang membangun akan selalu Near tunggu dengan tangan terbuka. Oya, terima kasih bagi yang sudah baca, komentar, like dan/atau G+ nya, juga yang telah mengamalkan pengetahuan ini!^^

Gamsa hamnida~...

Author


Near

감사합니다^^

감사합니다^^
Jangan lupa untuk berkunjung lagi!!^