[FF] Aim part III

4:28 PM 0 Comments A+ a-

Aim
Part III : Shin Hae Ra


Author : Near

Genre : Action, Romance, NC+19

Cast : Choi Sol Ji/Sally Choi (OC), Jeon Won Woo

Other Casts : Kim Min Gyu, Shin Hae Ra (OC), Choi Han Sol/Vernon Choi, Choi Seung Cheol, Han Na Yeon (OC), Wen Jun Hui, Lee Ji Hun, Cheon Se Ri (OC), Kwon Sun Young, Lee Seok Min


***

A warning from Author...

NC di sini meliputi adegan kekerasan ―berhubung genre-nya action jadi ada adegan pukul-pukulan, tembak-tembakan, dan darah-darahan (?), beberapa kata tidak sopan ―rada kasar juga sih, dan adegan dewasa. Meskipun fanfiction ini tidak secara keseluruhan ―alias tidak 100%― mengandung adegan-adegan di atas, namun tetap saja pembaca harus mewaspadai hal ini.

Tulisan ini tidak untuk ditiru atau menjerumuskan pada hal-hal buruk yang ditulis di dalamnya. Sebagai pembaca yang baik, mohon buang yang jelek dari tulisan ini dan ambil yang baik dari fanfiction ini. Jadilah pemabaca yang baik yang mampu menyaring apa yang dibacanya.

Mohon perhatikan baik-baik peringatan ini terlebih dahulu sebelum membaca, ya.

Author

Near

***

Jihun terkejut melihat seorang gadis meletakkan sepiring roti lapis untuknya. Ketika mendongak, Jihun mengenalinya ―Seri.

“Sudah sarapan?” gadis itu sedang mengunyah roti lapisnya sendiri.

Jihun tak bergeming, “Kau,”.

“Sarapan di pagi hari akan meningkatkan konsentrasimu ketika bekerja, itu yang ku baca hari ini. Dari tatapan matamu saja, kau kelihatan tidak fokus. Dari gerak-gerikmu aku tau kau kekurangan energi.” oceh Seri lagi. “Semua yang datang hari ini sudah sarapan, kecuali dirimu, Woozi-ya.”.

Jihun berkedip.

“Tunggu apa lagi? Dimakan sandwich-nya!” suruh Seri.

Terasa menggelitik di dadanya ketika ia tau Seri memperhatikannya. Tapi Jihun masih sama saja, “Kapan kau akan memanggilku ‘Jihun Oppa’?” godanya.

Jelas Seri tersinggung. Ia memang tidak pernah memanggil nama aslinya ―Jihun― ia lebih suka memanggil code name-nya ―Woozi― sehingga ia tidak perlu menuakan cowok pendek itu.

Seketika Seri merebut roti lapis itu, Jihun segera menahannya dan berkata, “Aku lapar, aku lapar!” ralatnya, membujuk rayu Seri supaya tidak jadi marah, “Aku akan makan rotinya. Sungguh.” cengirnya.

Meski masih tersinggung, Seri pun membiarkan Jihun merebut sandwich itu dari tangannya.

감사합니다^^

감사합니다^^
Jangan lupa untuk berkunjung lagi!!^