Aim part IV

6:15 PM 0 Comments A+ a-

Aim
Part IV : 내돈생이 My Little Bro 


Author : Near

Genre : Action, Romance, NC+19

Cast : Choi Sol Ji/Sally Choi (OC), Jeon Won Woo

Other Casts : Kim Min Gyu, Choi Han Sol/Vernon, Shin Hae Ra (OC), Choi Seung Cheol, Yoon Jeong Han, Wen Jun Hui, Lee Ji Hun, Cheon Se Ri (OC), Kwon Sun Young, Lee Seok Min


***

A warning from Author...

NC di sini meliputi adegan kekerasan ―berhubung genre-nya action jadi ada adegan pukul-pukulan, tembak-tembakan, dan darah-darahan (?), beberapa kata tidak sopan ―rada kasar juga sih, dan adegan dewasa. Meskipun fanfiction ini tidak secara keseluruhan ―alias tidak 100%― mengandung adegan-adegan di atas, namun tetap saja pembaca harus mewaspadai hal ini.

Tulisan ini tidak untuk ditiru atau menjerumuskan pada hal-hal buruk yang ditulis di dalamnya. Sebagai pembaca yang baik, mohon buang yang jelek dari tulisan ini dan ambil yang baik dari fanfiction ini. Jadilah pemabaca yang baik yang mampu menyaring apa yang dibacanya.

Mohon perhatikan baik-baik peringatan ini terlebih dahulu sebelum membaca, ya.

Author

Near

***

“Dor! Dor!”. Hari ini mereka berlatih menembak.

Omo, omo,” beberapa kali Jihun kehilangan kendali senjatanya, “omo, Jihun-ah.”.

Mendengar kebisingan itu, Seri melirik ke arahnya, “Shikeureo~...” Jihun menatap ke arahnya, “Pegang erat, dan pandangan ke depan! Aiming! Fokus, Woozi-ya!”.

Hari ini Jeonghan sudah bisa kembali bekerja dalam X Team. Dokter yang menanganinya telah memperbolehkannya pulang. Begitu kembali dari rumah sakit, Jeonghan langsung ikut serta dalam pelatihan ini.

“Wow, aku merasa lebih baik.” gumam Jeonghan, lalu kembali menembak.

Selesai menembak, mereka mengumpulkan kertas yang menjadi sasaran tembak mereka kepada Pak Kim dan salah seorang pelatih menembak yang membimbing mereka.

“Hihihi.” Jihun hanya nyengir ketika menunjukkan kertas sasaran tembaknya.

Si pelatih itu menggeleng-gelengkan kepala melihat rata-rata hasil tembakan Jihun hanya mengenai lingkaran nomor tiga, empat, dan lima. Sangat buruk, yang paling buruk.

Namun beliau mendapat hasil yang memuaskan ketika melihat kertas sasaran tembak milik Mingyu dan Wonwoo. Pria itu tersenyum puas melihat hasil keduanya 90% mengenai llingkaran nomor sepuluh, sementara 10% sisanya meleset ke nomor sembilan.

Kedua lelaki itu saling berpandangan, “Wow.” ucap Mingyu mengagumi, sementara Wonwoo hanya cukup dengan senyuman tipis saja.

Terbaik, yang paling baik.

감사합니다^^

감사합니다^^
Jangan lupa untuk berkunjung lagi!!^