[FF] Aim part XIV

6:00 PM 0 Comments A+ a-

Aim
Part XIV : Plan

 
Author : Near

Genre : Action, Romance, NC+19

Cast : Choi Sol Ji/Sally Choi (OC), Jeon Won Woo

Other Casts : Kim Min Gyu, Choi Seung Cheol, Yoon Jeong Han, Lee Ji Hun, Cheon Se Ri (OC), Wen Jun Hui, Kwon Sun Young, Lee Seok Min

***



A warning from Author...

NC di sini meliputi adegan kekerasan ―berhubung genre-nya action jadi ada adegan pukul-pukulan, tembak-tembakan, dan darah-darahan (?), beberapa kata tidak sopan ―rada kasar juga sih, dan adegan dewasa. Meskipun fanfiction ini tidak secara keseluruhan ―alias tidak 100%― mengandung adegan-adegan di atas, namun tetap saja pembaca harus mewaspadai hal ini.

Tulisan ini tidak untuk ditiru atau menjerumuskan pada hal-hal buruk yang ditulis di dalamnya. Sebagai pembaca yang baik, mohon buang yang jelek dari tulisan ini dan ambil yang baik dari fanfiction ini. Jadilah pemabaca yang baik yang mampu menyaring apa yang dibacanya.

Mohon perhatikan baik-baik peringatan ini terlebih dahulu sebelum membaca, ya.

Author

Near

***

[VIXX - Alive]


“Jadi itu alasanmu berciuman dengannya?” Solji melipat kedua tangan di depan dada.

Wonwoo menatapnya, “Aku tau kau pasti tidak suka,” katanya, “aku terpaksa melakukan itu karena sebenarnya Haera menyimpan perasaan untukku.”.

“Kau mempengaruhinya?”.

“Ya, demi kebaikannya.”.

Solji mendengus.

“Begini, aku akan mengakui tiga hal padamu.” Wonwoo bersiap, “Pertama, aku dan Haera saling mengenal, kami tumbuh tanpa mengenal namanya orangtua. Kedua, aku kasihan pada Haera yang dicuci otaknya oleh Ilsung ―ia gadis baik tapi terlalu polos. Dan yang ketiga...,” ia menggaruk tengkuk, “aku pernah..., menidurinya...”.

“Plak!!” tanpa komando apapun, Solji langsung menamparnya dengan keras.

Semua terkejut, apalagi melihat Solji hendak memukul Wonwoo, dengan segera Seri menahan Solji, Jeonghan mengevakuasi Wonwoo, dan Seungcheol menengahi keduanya.

“Hentikan! Hentikan!!” seru Seungcheol, suasana akhirnya mampu dibendung. “Ya, Jeon Won Woo. Kenapa yang nomor tiga kau akui pula?!” dia agak kesal juga.

“Aku rasa, Solji juga harus mengetahuinya, jadi ku akui saja ―toh, aku memang pernah melakukannya, kan?” Wonwoo santai saja.

“Solji-ya, bisa tidak kau jangan gegabah begitu?” jengkelnya kini beralih pada adik sepupunya.

Kali ini Seri bisa melepaskan genggamannya dari Solji begitu gadis itu bisa mengendalikan emosinya sendiri.

“Mulai sekarang, semua sudah clear. Ada pertanyaan lagi?” ucap Seungcheol, “Mulai hari ini, kita akan bekerja sama lagi dengan Wonwoo,” semua terkejut, “jadi aku harap kalian semua bisa,”.

“Tunggu! Dia, kan pengkhianat!” Sunyoung menyalahkan, “Kenapa kita harus bekerja sama dengan penusuk dari belakang?!”.

감사합니다^^

감사합니다^^
Jangan lupa untuk berkunjung lagi!!^