[FF] SICK part III (the last)
A note from Author...
Karena mood-nya
nyampe banget, jadi Near menyarankan buat para Reader sekalian untuk membaca
SICK ditemenin lagunya Tiger JK (ft. Jinsil) – Reset. Kalau bisa yang
instrumental ya, biar gak ganggu konsentrasi pas baca. Fanfiction ini dan lagu tersebut mood-nya cukup nyatu.
Tapi nanti ada lagu lain yang diputar ―hampir―
di bagian ending.
Happy reading!
Near
*****
“Jadi, Hyojung menganggap Minghao adiknya?!”
kaget Jun.
“Sssh...” tangan
Sunyoung mengisyaratkan Jun untuk tetap tenang.
Meski malam itu hanya
ada mereka berdua di jalan yang sama sepulangnya mereka dari latihan dance hari ini, tetap saja Sunyoung ingin melindungi gadis yang sudah
dianggapnya lebih dari sahabat itu.
“Awalnya aku sudah
mengira akan begini jadinya.” ucap Sunyoung.
Jun mendengarkan
dengan seksama.
“Tiga bulan yang lalu,
Park Ahjussi membawa mahasiswa bernama Seo Myung Ho itu
ke rumah. Niat beliau memang baik, beliau ingin agar anak itu bisa tinggal
dalam lingkungan keluarga lagi ―seperti di rumahnya di Anshan. Terlebih,
Myungho mirip sekali dengan putera bungsunya yang meninggal lima tahun yang
lalu itu.” jelas Sunyoung, “Memang benar, sih. Meski beda marga, namanya memang
mirip ―sama-sama Myungho. Tanggal lahirnya juga ―meski Minghao memang dua tahun
lebih tua dari Myungho. Dan ―bagiku― kalau saja almarhum Myungho masih hidup,
mungkin dewasa ini akan terlihat mirip seperti Minghao.”.
“Kau mengetahuinya?”.
Sunyoung menjitak Jun,
“Aku, kan, sahabat kecilnya Hyojung! Terlebih lagi keluarga kami sangat dekat
―dasar bodoh!” jengkelnya.
“Iya, iya.”.
Sunyoung pun
melanjutkan. “Kelurga Park memang memiliki seorang putera bernama Park Myung
Ho. Namun dia meninggal lima tahun yang lalu karena kecelakaan, dan itu
disaksikan sendiri oleh Hyojung.
Hyojung dan Myungho
memang seringkali bertengkar, termasuk di hari itu.” lanjut Sunyoung, “Hari itu
Myungho ketauan membawa MP3 Player milik Hyojung tanpa
izin. Bukan itu saja, Myungho juga tak sengaja menjatuhkannya ke kolam ikan di
sekolahnya. Apalagi belum genap sebulan Hyojung membelinya, dan gadget itu adalah hasil tabungannya. Tentu saja
Hyojung marah besar, bahkan sampai mengusir Myungho dari rumah.
Hal ini justru
memancing amarah Park Ahjussi, Ayah mereka. Bahkan sosok
ramah seperti beliau bisa mengusir Hyojung dari rumah juga. Dari yang Ibuku
ceritakan, Ayah Hyojung mengusir Hyojung dan melarangnya pulang hingga ia
kembali bersama adiknya.
Hyojung berlari
meninggalkan rumah dan mengejar ke mana Myungho pergi. Namun terlalu sulit
baginya mengejar Myungho yang selalu menghindar darinya. Hingga akhirnya,
Myungho berlari menyeberangi jalan raya dan...,”.
“Dan apa?” meski bisa
menebak akhirannya, Jun masih saja bertanya.
Sunyoung menatap
temannya itu, “Myungho tertabrak sebuah truk ―hingga nyawanya tak bisa
diselamatkan.” ucapnya dalam, “Ia meninggal di tempat, dan di saat itu Hyojung
lah yang menyaksikannya dengan mata kepalanya sendiri.” lanjutnya, “Itu adalah
pemandangan mengerikan yang merusaknya secara emosional.”.
Jun masih
mendengarkan.
“Meski dikenal suka
bertengkar, Myungho dan Hyojung adalah kakak beradik yang kompak dan saling
menyayangi. Itulah mengapa kepergian Myungho tersebut sangat memukulnya,
apalagi saat itu keduanya dalam keadaan bertengkar hebat sebelum kecelakaan itu
terjadi.” Sunyoung kelihatan murung, “Sejak saat itu, Hyojung tidak lagi
seceria seperti hari-hari kami sebelumnya. Ia seperti orang sakit, setiap hari
menanyakan Myungho. Aku tak tega melihatnya demikian, hingga akhirnya keluarga
Park pindah untuk mencari suasana baru buat Hyojung.
Setelah terpisah
selama beberapa tahun, akhirnya aku dan Hyojung bertemu di kampus yang sama.
Kami kembali dekat. Dan tiga bulan yang lalu aku mendengar bahwa Park ahjussi membawa seorang mahasiswa yang mirip seperti putera bungsunya ke
rumah, yakni Minghao. Selain untuk membantu Minghao, beliau ingin agar
puterinya bisa hidup normal kembali dengan kehadiran Minghao yang mirip sekali
dengan Myungho.
Namun bagiku, itu sama
saja menyiksa Hyojung”.
“Maksudnya?”.
“Kau bisa lihat ia
sekarang.” kata Sunyoung, “Ia menganggap Minghao itu Myungho, adiknya. Minghao
diajak berselancar dalam memori Hyojung dan Myungho semasa kecil. Mana mungkin
Minghao mengingatnya kalau ia tidak pernah mengalaminya? Ya, kan? Namun karena
ia begitu menyayangi Hyojung, ia rela meladeninya, bahkan kalau perlu ia rela
berpura-pura.
Berpura-pura menjadi
Myungho kecilnya”.
***
SICK
part III (the last)
Author : Near
Genre : Family
Main Cast : OC, The8

