Tampilkan postingan dengan label the8. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label the8. Tampilkan semua postingan

[FF] 160207-160208 Imagine with Near - SEVENTEEN

Imagine with Near - SEVENTEEN

160207-160208 Edisi I 

Oke, Near hadir kali ini dengan sebuah FF ficlet, drable, compilation, atau apalah Near juga bingung nyebutnya. Karena FF berikut merupakan hasil dari imagine Near untuk grup Fanfiction SEVENTEEN tertutup di Facebook..


Seneng deh responnya positif, dan bahkan ada yang minta diadain lagi^^ Nah, dengan dipostingnya FF ini berarti pertanda edisi yag kedua akan Near buka!!^^

Untuk saat ini, Near hanya buka untuk SEVENTEEN, dan itu hanya untuk sebuah grup fanfiction khusus Seventeen di Facebook. Near minta mereka yang pengin dibikinin imagine untuk komentar di postingan Near di grup tersebut beserta nama Korea dan bias mereka di SEVENTEEN.

Sebagai tanda terimakasih, Near juga akan mencantumkan kalian-kalian *kalo baca* yang sudah berkomentar di tiap imagine yang Near buat^^

Dan inilah hasilnya, jreeng jreeeng~~...!!



[FF] SICK part III (the last)

A note from Author...
Karena mood-nya nyampe banget, jadi Near menyarankan buat para Reader sekalian untuk membaca SICK ditemenin lagunya Tiger JK (ft. Jinsil) – Reset. Kalau bisa yang instrumental ya, biar gak ganggu konsentrasi pas baca. Fanfiction ini dan lagu tersebut mood-nya cukup nyatu.
Tapi nanti ada lagu lain yang diputar ―hampir― di bagian ending.
Happy reading!
Near

*****

 “Jadi, Hyojung menganggap Minghao adiknya?!” kaget Jun.
“Sssh...” tangan Sunyoung mengisyaratkan Jun untuk tetap tenang.
Meski malam itu hanya ada mereka berdua di jalan yang sama sepulangnya mereka dari latihan dance hari ini, tetap saja Sunyoung ingin melindungi gadis yang sudah dianggapnya lebih dari sahabat itu.
“Awalnya aku sudah mengira akan begini jadinya.” ucap Sunyoung.
Jun mendengarkan dengan seksama.
“Tiga bulan yang lalu, Park Ahjussi membawa mahasiswa bernama Seo Myung Ho itu ke rumah. Niat beliau memang baik, beliau ingin agar anak itu bisa tinggal dalam lingkungan keluarga lagi ―seperti di rumahnya di Anshan. Terlebih, Myungho mirip sekali dengan putera bungsunya yang meninggal lima tahun yang lalu itu.” jelas Sunyoung, “Memang benar, sih. Meski beda marga, namanya memang mirip ―sama-sama Myungho. Tanggal lahirnya juga ―meski Minghao memang dua tahun lebih tua dari Myungho. Dan ―bagiku― kalau saja almarhum Myungho masih hidup, mungkin dewasa ini akan terlihat mirip seperti Minghao.”.
“Kau mengetahuinya?”.
Sunyoung menjitak Jun, “Aku, kan, sahabat kecilnya Hyojung! Terlebih lagi keluarga kami sangat dekat ―dasar bodoh!” jengkelnya.
“Iya, iya.”.
Sunyoung pun melanjutkan. “Kelurga Park memang memiliki seorang putera bernama Park Myung Ho. Namun dia meninggal lima tahun yang lalu karena kecelakaan, dan itu disaksikan sendiri oleh Hyojung.
Hyojung dan Myungho memang seringkali bertengkar, termasuk di hari itu.” lanjut Sunyoung, “Hari itu Myungho ketauan membawa MP3 Player milik Hyojung tanpa izin. Bukan itu saja, Myungho juga tak sengaja menjatuhkannya ke kolam ikan di sekolahnya. Apalagi belum genap sebulan Hyojung membelinya, dan gadget itu adalah hasil tabungannya. Tentu saja Hyojung marah besar, bahkan sampai mengusir Myungho dari rumah.
Hal ini justru memancing amarah Park Ahjussi, Ayah mereka. Bahkan sosok ramah seperti beliau bisa mengusir Hyojung dari rumah juga. Dari yang Ibuku ceritakan, Ayah Hyojung mengusir Hyojung dan melarangnya pulang hingga ia kembali bersama adiknya.
Hyojung berlari meninggalkan rumah dan mengejar ke mana Myungho pergi. Namun terlalu sulit baginya mengejar Myungho yang selalu menghindar darinya. Hingga akhirnya, Myungho berlari menyeberangi jalan raya dan...,”.
“Dan apa?” meski bisa menebak akhirannya, Jun masih saja bertanya.
Sunyoung menatap temannya itu, “Myungho tertabrak sebuah truk ―hingga nyawanya tak bisa diselamatkan.” ucapnya dalam, “Ia meninggal di tempat, dan di saat itu Hyojung lah yang menyaksikannya dengan mata kepalanya sendiri.” lanjutnya, “Itu adalah pemandangan mengerikan yang merusaknya secara emosional.”.
Jun masih mendengarkan.
“Meski dikenal suka bertengkar, Myungho dan Hyojung adalah kakak beradik yang kompak dan saling menyayangi. Itulah mengapa kepergian Myungho tersebut sangat memukulnya, apalagi saat itu keduanya dalam keadaan bertengkar hebat sebelum kecelakaan itu terjadi.” Sunyoung kelihatan murung, “Sejak saat itu, Hyojung tidak lagi seceria seperti hari-hari kami sebelumnya. Ia seperti orang sakit, setiap hari menanyakan Myungho. Aku tak tega melihatnya demikian, hingga akhirnya keluarga Park pindah untuk mencari suasana baru buat Hyojung.
Setelah terpisah selama beberapa tahun, akhirnya aku dan Hyojung bertemu di kampus yang sama. Kami kembali dekat. Dan tiga bulan yang lalu aku mendengar bahwa Park ahjussi membawa seorang mahasiswa yang mirip seperti putera bungsunya ke rumah, yakni Minghao. Selain untuk membantu Minghao, beliau ingin agar puterinya bisa hidup normal kembali dengan kehadiran Minghao yang mirip sekali dengan Myungho.
Namun bagiku, itu sama saja menyiksa Hyojung”.
“Maksudnya?”.
“Kau bisa lihat ia sekarang.” kata Sunyoung, “Ia menganggap Minghao itu Myungho, adiknya. Minghao diajak berselancar dalam memori Hyojung dan Myungho semasa kecil. Mana mungkin Minghao mengingatnya kalau ia tidak pernah mengalaminya? Ya, kan? Namun karena ia begitu menyayangi Hyojung, ia rela meladeninya, bahkan kalau perlu ia rela berpura-pura.
Berpura-pura menjadi Myungho kecilnya”.
***


SICK
part III (the last)

Author : Near
Genre : Family
Main Cast : OC, The8
Other Cast : Hoshi, Jun

Part I
Part II

[FF] SICK part II

A note from Author...
Masih sama seperti kemarin, Near menyarankan bagi Reader-deul untuk membaca SICK ditemenin lagu instrumentalnya Tiger JK (ft. Jinsil) yang ‘Reset’. Atau kalau gak punya yang instrumental gak papa yang biasa aja ―lagunya dijamin enak, lho.
Happy reading!
Near

*****

 “Sunyoung-ah.” seketika ia terkejut begitu panggilannya dijawab Hyojung disertai isakan.
Sunyoung panik, “Hyojung-ah?” tanyanya, ”Gwaenchanha? Odini?”.
“Sebenarnya apa yang terjadi?” tanya Hyojung.
Kali ini, gadis itu membuatnya bingung. “Hyojung-ah,”.
“Myungho,” ucap Hyojung susah payah, “Myungho adikku, kan? Kau tau itu, kan?”.
Sunyoung tak bisa tinggal diam, “Hyojung-ah, kau di mana? Aku ke sana sekarang.” ketika ia akan bangkit, Hyojung menahannya.
“Tidak. Tinggalkan aku sendiri! Aku tidak ingin diganggu di kamarku! Aku hanya butuh jawaban darimu!” seru Hyojung, isakannya makin menjadi-jadi, “Myungho ―ini tentang dia. Myungho itu adikku, kan? Ya, kan, Kwon Sun Young?”.
Matanya bergetar, tangannya mengepal. Rasanya tak mungkin bagi Sunyoung mengatakan yang sebenarnya di saat-saat Hyojung serapuh ini. Tapi berbohong juga tidak ada gunanya bagi Hyojung kedepannya.
Jadi apa yang harus dijawabnya?
“Iya.” jawab Sunyoung pada akhirnya, “Benar, Myungho itu adikmu, Hyojung-ah.” meskipun terpaksa.
“Myungho?”.
“Iya, dia adikmu. Tapi dengarkan aku,” ucap Sunyoung segera, “besok kita ketemuan ―oke? Di tempat biasa.”.
Gomawo... Sunyoung-ah...” itu kata-kata terakhir Hyojung sebelum panggilan itu berakhir.
Setelahnya, Sunyoung menghela nafas panjang. Jun yang melihatnya tak tenang seperti itupun segera menghampirinya.
“Ada apa dengan Hyojung?” tanya Jun hati-hati.
“Sudah ku duga, kehadiran Myungho hanya akan membuat Hyojung seperti penderita amnesia.” ucap Sunyoung dengan tatapan kosong.
Jun terheran, “Apa maksudmu?” tanyanya.
Sunyoung lalu memandangnya, “Mianhae. Besok aku absen dulu. Ada hal penting yang harus ku katakan pada Hyojung ―ini juga menyangkut kebaikannya.” katanya serius.
Jun mengangguk, “Oke, tak masalah.” katanya, “Tapi sebenarnya, ada apa dengan Myungho dan Hyojung? Apa yang salah sebenarnya?”.
Sebelum menjawab, Sunyoung memandang sekitar, “Nanti ketika kita di jalan pulang, akan ku ceritakan segalanya.” janjinya.
***

SICK
part II

Author : Near
Genre : Family
Main Cast : OC, The8
Other Cast : Hoshi, Jun

Part I


[FF] SICK part I

A note from Author...
Baca SICK, enaknya ditemenin lagu OST. School 2015 yang Tiger JK (ft. Jinsil) – Reset. Lebih baik, lagunya berupa instrumental, jadi gak terlalu ganggu konsentrasi pas bacanya.
Happy reading!
Near

*****

“Aku membencimu!”.
Seketika hari itu ia berlari keluar rumah seperti pertengkaran kami biasanya. “Pergi sana, dasar anak manja!!” gertakku tak peduli.
Namun ketika aku berbalik, ku temukan sosok Ayah bergeram melihat tingkahku. “Sekarang juga kau keluar!!”.
“Sayang,” pinta Ibu pada beliau.
“Keluar dan jangan kembali sampai adikmu pulang!!” lanjut Ayah.
Aku bergidik ngeri. Hampir tak pernah Ayah memarahiku seperti itu, beliau membuatku merinding di siang bolong ini.
Membantah, bahkan berkata sepatah katapun, aku tak sanggup. Aku tak bisa melawan Ayah yang sudah begini. Sosok Ayah adalah pribadi yang lembut dan selalu tersenyum. Melihat beliau seperti ini, aku tak bisa apa-apa.
“Sayang, jangan seperti itu, Hyojung kan perempuan.” ralat Ibu.
Namun Ayah bersikeras. “Bawa adikmu kembali! Dan jangan pulang sebelum kau kembali bersamanya!”.
“Sayang,”.
Dengan isakan tertahan di tenggorokan, aku bergegas dan berbalik. Ku tabrak pintu rumah dan segera berlari mencari kemana anak itu pergi.
“Park Hyo Jung!” Ibu yang tak tega melihat puterinya pergi pun mengikutiku dengan susah payah di belakang.
Hari ini terasa menyebalkan seumur hidupku, hingga tak terasa aku berlari sambil menitikan air mata. Sebenarnya anak itu yang salah! Kenapa aku yang ‘diusir’ dari rumah?!
Pertengkaranku dengan adikku memang biasa terjadi di rumah, namun mungkin kali ini berbeda. Tidak, memang berbeda.
Aku marah besar padanya yang telah membawa MP3 Player hasil tabunganku ke sekolahnya tanpa izin. Dan sialnya lagi, ia tak sengaja menjatuhkan gadget yang belum genap sebulan ku beli itu ke dalam kolam ikan di sekolahnya. Tentu saja aku marah besar.
Oh! Di sana, ku temukan sosoknya mematung di sana.
“Myungho-ya!!” seruku.
Mendengar suaraku, bocah itu lantas kabur dan berlari menjauh. Dasar bodoh, kembali kau!! Kalau tidak aku gak akan bisa pulang!!
“Park Myung Ho! Kembali ke sini!” seruku sambil mengejarnya, “Aku harus membawamu pulang!! Appa memarahiku!!”.
Shireo! Nuna pasti hanya memancingku supaya bisa memukulku!” teriaknya, “Aku gak bisa dibohongi lagi!!”.
“Park Myung Ho! Percaya padaku!”.
Tapi bocah itu berlari menyusup di antara kerumunan orang-orang yang berjalan di pinggiran jalan raya tersebut. Sial, bocah bertubuh kecil seperti dirinya memang sangat mudah menyelinap, sementara aku harus kesulitan.
“Hyojung-ah! Myungho-ya! Kembali, anak-anak!” ku dengar suara Ibu di belakang.
Sial, kenapa kau tak percaya padaku?! Tidakah kau dengar suara Ibu di belakang sana?!
Terlepas dari kerumunan orang itu, ku dapati adikku berdiri mematung di depan zebra cross. Begitu melihatku, ia segera berlari menyeberangi jalan.
“Myungho-ya, kembali!!” seruku mengejarnya.
Namun tak lama, “Tiiinnn!!!”.
“Braaakkk!!!”.
Tap. Satu langkahku terhenti.
Deg. Di saat itu aku membeku.
Aku melihatnya sendiri dengan mata kepalaku. Bodohnya aku, kenapa aku tak lantas mengejarnya ke sana?! Kenapa aku hanya mampu membekap mulutku...,
dan menyesal...?
“Tidak mungkin,”.
***


SICK
part I

Author : Near
Genre : Family
Main Cast : OC, The8
Other Cast : Hoshi, Jun
Cameo : Dino


[17’s] Dageumbari VS Hallabong VS Mwohamen

[17’s] Dageumbari VS Hallabong VS Mwohamen


Dalam ‘Where is My Friend’s Island?’ eps. 3 kali ini, para member SEVENTEEN sudah sampai di dorm (penginapan) mereka di pulau Jeju. Setelah beraktifitas kecil, mereka pun berkumpul lagi untuk makan malam.
“Lagi?” kaget Coups, karena kata Junghan hari ini kerjaan mereka makan mulu di Jeju.
Lebih tepatnya, memasak makan malam. Caranya, setelah grup dibagi 3 tim, masing-masing tim akan pergi ke mart dan berbelanja bahan-bahan memasak sesuai dengan uang saku yang diberikan untuk tiap-tiap tim ―yang pasti jumlahnya berbeda-beda. Dan cara menentukan uang saku bagi tiap tim itu ditentukan dengan permainan.


Nah, karena SEVENTEEN sudah terlalu sering dibagi tiga tim sesuai sub-unit, kali ini pembagiannya berbeda, Junghan pun mengusulkan dengan cara permainan Mukjjippa alias gunting batu kertas.
Dari Mukjjippa, terbentuklah tiga tim baru, yakni :



Tim Muk (batu) terdiri dari Hoshi, Mingyu, Woozi, Joshua dan Junghan ―yeey JiHan satu tim! Mereka pun memilih nama Dageumbari mengingat permainan kali ini berhubungan dengan makanan. Inilah tim Dageumbari.


Menurut informasi yang Near dapatkan dari jejuweekly.com, Daegumbari itu ikan/makanan berbahan dasar ikan yang termahal di Jeju, bisa sampai 200.000 won per kilonya. We-o-we... *ini ekspetasinya Woozi cs ketinggian berarti ya*


Tim Jji (gunting) terdiri dari Seungkwan, DK, S.Coups, dan Dino. Mereka menamai tim mereka dengan nama Hallabong karena mereka ingin membuat makanan istimewa sesegar buah jeruk Hallabong. Inilah tim Hallabong.


Hallabong ini sejenis jeruk Mandarin khas dari Jeju. Katanya, jeruknya manis dan seger gitu, jadi banyak orang yang menyukainya.


Terakhir, tim Ppa (kertas) terdiri dari empat member SEVENTEEN yang gak pernah masak sebelumnya : Wonwoo, Vernon, Jun, dan The8 ―mereka heboh banget pas maju ke depan. Dari ‘Tim Cooking game tapi Gak Bisa Masak’ akhirnya Wonwoo cs memutuskan nama ‘Mwohamen’.


Mwohamen ini dialeknya Jeju. Kalau kita kenalnya ‘Mwohanya?’ atau ‘Mwohaeyo?’ yang artinya ‘Ngapain?’, ‘Sedang apa?’, dan semacamnya, sementara karena mereka sedang berkunjung ke Jeju jadi kata-katanya diubah ke dalam dialek Jeju yang bunyinya ‘Mwohamen’ ―Onnie-nya Near malah dengernya ‘Mo ngamen’. Jadi sangking absurd-nya tim ini, keempatnya pun sepakat menamai mereka sebagai Tim Ngapain allias Mwohamen team.

Belum selesai sampai situ, mereka pun menentukan budget alias uang saku untuk mereka belanjakan nanti dengan sebuah permainan.
Dari tiga belas member, mereka bermain Frying Pan game. Kebayang gak sih, serunya mainan Frying pan kalau member-nya bejibun? Dan kebayang gak sih itu kelarnya kapan?

Jun jadi yang paling pertama tereleminasi,
disusul The8 dan Joshua
Hoshi pun menyusul~


Yup tepatnya sekitar 30 menit kemudian, tersisalah Wonwoo, Junghan, Vernon, dan Woozi. Kali ini permainan sepakat untuk diubah menjadi Khung Khung Tta. Awalnya, Vernon gak ngerti permainan ini namun setelah Junghan menjelaskan secara singkat bocah itu akhirnya ngerti juga.
Dari permainan Khung Khung Tta, Woozi paling pertama tereleminasi, disusul Wonwoo, dan terakhir tinggalah Junghan dan Vernon yang lanjut bermain Cham Cham Cham.
Dua kali kesempatan, Vernon malah mengikuti arah telunjuk Junghan dan artinya timnya Junghan cs aka Dageumbari team menang dan boleh memilih salah satu amplop dari tiga amplop yang disediakan di mana di dalamnya terdapat uang saku yang nominalnya berbeda-beda.
Dan yang bikin Near heran adalah, caranya Coups menebak-nebak isi amplop ini. lho. Sampe sujud-sujud segala, Bang Coups -_-
Ini-ngintip-ceritanya
Kayak baru gajian aja deh, Coups... -_-

Bahkan ada yang udah mirip kera dan induknya ini *nunjuk Woozi sama Mingyu*

Ci, Ganci,
boleh gantian gak??


Setelah masing-masing tim memilih amplopnya, sekarang waktunya amplop yang terpilih itu dibuka!
Hallabong team dapat 20.000 won.


Dageumbari team paling beruntung, mereka dapat 30.000 won!

Ekspresinya JiHan sama??!


Dan boleh Near garis bawahi gak? Kenapa, ya, ekspresi dan gerakannya Junghan sama Joshua itu sama pas mereka menyambut uang saku 30.000 won itu?? Menggeleng dan bersorak sambil bertepuk tangan?!
Ini kebetulan atau apa ya ―jodoh, mbak? *ini cikal bakal JiHan shipper kayaknya*
Dan tentu saja, Mwohamen team lah yang dapat uang saku paling kecil ―10.000 won doang. Inilah yang bikin tim absurd ini makin absurd dan gak jelas. Bahkan Vernon sampai bilang, “Jinjja uri mwohamen.” yang artinya, “Ini kita beneran ngapain, dah?”.

Tim ter-absurd -_-


Dan Near ngakak dengernya.
Tim sudah, uang sakunya juga sudah, sekarang tinggal berangkat dan belanja di mart!! Peraturannya, masakan yang dibuat haruslah makanan yang bernuansa Jeju, jurinya adalah para staff, boleh melakukan panggilan/menelepon orangtua untuk menanya-nanyakan berbagai hal tentang masak memasak.
Sekarang, waktunya ketiga tim berangkat!!! Dan waktunya bagi Near buat mantengin ‘Where is My Friend’s Island’ eps. 4!!! Kyaaa~~...
*ppyong*
*menghilang ditelan hyuk*

[17’s] ‘Of Course’ Game



** Ketentuan permainan ‘Of Course’. Satu lawan satu. Kita harus melemparkan kata-kata berdasarkan fakta jelek si lawan, dan lawan harus mengiyakannya mau tidak mau dengan menjawab ‘Tentu saja’. Begitu juga sebaliknya, sampai ada yang kehabisan kata aka kalah**




OF COURSE GAME
S.Coups (Hyung team) VS Seungkwan (Maknae team)

SK : Kau lagi pakai insole kan?
SC : (tertawa) Tentu saja. Kau juga pakai kan?
SK : Tentu saja~~~....
17 : (tertawa)
SK : Sulit kan?
SC : ............ (bingung) Tentu saja. Kau tau kalau kau terlihat tua untuk usiamu kan?
SK : (terdiam) (sebenernya ga terima)
DN : Bener tuh! (ke Seungkwan)
SK : (dengan terpaksa) Tentu saja~.. Kakimu itu besar kan?!
SC : (dengan pede) Tentu saja! Itu yang ku banggakan! Kau biasanya terlihat bengkak kan?
17 : (terkekeh)
SK : (murung) MAMAH~~...!! (merengek karena diejek S.Coups)
17 : (tertawa)
SK : (dengan terpaksa) Tentu saja~..
WZ : Sepertinya Seungkwan banyak jeleknya ya.
SK : Leader?!
SC : Tentu saja!
17 : (menertawai Seungkwan yang hampir skakmat)
SK : S.Coups! Sebenarnya namamu tuh, uh, uh, aneh, kan?
SC : Tentu saja. Nama aslimu Boo (=bengkak) Seung Kwan kan?
*boo, alias marganya Seungkwan itu, kalau dalam kamus artinya bengkak*
17 : (tertawa)
SK : (ga terima)
SC : (WIN!!)
(MakPD kasih hadiah 13 botol yogurt)
17 : WOAAH?!!
MPD : Tapi hanya para Hyung yang boleh meminumnya (karena yang menang S.Coups mewakili Hyung team)
SC : (sinis) (melindungi yogurt itu dr tangan adek-adeknya)
SK : Kau punya 13 botol yogurt dan kau bahkan tak mau memberinya satupun pada adek2mu ini?!!
Hyung team : TENTU SAJA! (menertawai Seungkwan)
***
MBC SHOW CHAMPION BACKstage 150926

engtrans by jyeoshin

[17’s] Virgin Gost or Junghan?



SK           : Show Champion Backstage Cerita Horor di Malam Musim Panas!!
17            : HAH??!! (akting kaget) (tapi Woozi malah imut -_-)
HS           : Sempat ada insiden semacam itu.
HS           : Aku latihan lama sekali. Waktu itu musim panas. Aku mandi. Lalu aku bilas lagi untuk yang terakhir. Kemudian, ada Cheonyeo gwishin (hantu perawan) muncul....,
HS           : Duh, gimana, nih? Kayaknya gak bakal seru.
17            : Tapi katakan saja!
WZ          : Yang yakin dong!
JH            : Apakah itu aku?
HS           : Ternyata itu Junghanie Hyung...
DN          : Oh, benarkah?? (hi5 dengan Hoshi)
(Heol... Ini bahkan bukan cerita seram yang bikin merinding)
JH            : Dia (Hoshi) mengejutkanku.

***
SBS MTV - THE SHOW 150711
engtrans by : jyeoshin

[17's] SEVENTEEN and Throwback

Waktu itu, Near masih suka banget sama Super Junior ―sekitar mungkin 2010-2012an, masalahnya Near gak begitu ingat― Near sempat dengar ada rumor yang bilang bakalan debut sebuah grup bernama ‘Seventeen’ yang beranggotakan tujuh belas orang yang rata-rata usianya tujuh belas.
“Wah ngalahin Suju, dong.” Near sempat berpikir begitu.

Foto jadul.
Maaf ya kalau jadi pada flashback...
Sampai sekarang, Near masih ingat betul rumor itu hingga 2015 datang dan terdengarlah nama SEVENTEEN di pertengahan tahun.
“Nah, ini dia grupnya!” Near sempat berpikir begitu.
“Eh, tapi, kok, cuma tiga belas orang, ya?”.
Ini foto header, maaf ya...

Sudah dengar mereka debut, Near kemudian mendengar lagu debut mereka, ‘Adore U’, di sebuah radio. Bahkan Near juga melihat MV nya di teve.
“Lagunya oke juga.” Near sempat berpikir begitu.
Di tahun 2015, Near banyak mendengar idol Kpop baru. Near saat itu tertarik banget sama ‘Congratulation’-nya Day6, dan belum tertarik banget sama SEVENTEEN.
Buka-buka sosmed, Near sempat melihat salah satu sosok yang berbeda di antara member SEVENTEEN, yaitu Junghan. Waktu itu Near belum tau namanya siapa.

“Wah, cantik banget, ya! Jadi iri, padahal cowok...” Near sempat berpikir begitu pas melihat Junghan untuk pertama kalinya, “Mirip Ren, cantik-cantik gitu! Mana seagensi pula!” bahkan Near juga menyetujui pendapat Onnie.
Ke-flowerboy-annya Junghan waktu itu viral banget di sosmed. Jadi member SEVENTEEN yang paling Near dan Onnie hafal itu Junghan ―meski belum tau namanya siapa.
SEVENTEEN pun comeback dengan ‘Mansae’. Near waktu itu mendengar dan melihat MV-nya di teve. Di saat itu, Near langsung suka banget sama MV tersebut.
“Seru, ya. Pada mainan permainan tradisional, mengenang masa kecil!” Near sempat berpikir begitu. “Itu ―yang bagian liriknya ‘maeil neol kkum kkwuji, woah’― siapa, ya? Keren juga.”.
Nah, dari situ Near tertarik sama SEVENTEEN.
Near juga sempat melihat sosok yang berbeda lagi dari SEVENTEEN. Mukanya bule-bule barat gitu, dan Onnie bilang kalau namanya Vernon.

“Wiih.”.
Hari itu, Near menyimpan video dance practice-nya Monsta X dan SEVENTEEN. Near lantas tertarik banget sama dance practice ‘Adore U’-nya SEVENTEEN, karena seru abis!!
Melihat mereka dance tapi sambil main-main, apalagi ada semacam permainan tradisional di dalam dance-nya. Kalau kata adeknya Near, sih, namanya wak wakgung. Hehehe.
Apalagi Near juga suka banget sama MV ‘Mansae’ yang anak muda banget dan sekaligus melestarikan permainan tradisional yang mungkin sudah dilupakan sama anak-anak zaman sekarang.
Suatu hari, Near coba cari biodatanya SEVENTEEN. Memang hanya sekadar lihat-lihat saja, sih. Dan di situ Near takjub.
“Wih, banyak yang seumuran ―sama Near.”.
Belum hafal namanya, mata Near pun gak bisa lepas dari sosok kontras di SEVENTEEN. Si kecil berambut pink, Woozi.
Near sempat mencari-cari sosok yang punya bagian ‘maeil neol kkum kkwuji, woah’ di ‘Mansae’. Dan ternyata itu Wonwoo.

Aha!
Makin ke sini, Near makin ngikutin SEVENTEEN. Memang feel-nya beda sama BTS, Near cukup suka saja sama mereka bertujuh. Tapi untuk SEVENTEEN, Near cukup ikutin ―meski gak segetol VIXX.
***
Salah Paham
Gak hanya sekali Near salah paham alias kebolak-balik nama dan wajah member di SEVENTEEN. Near sudah tiga kali salah paham.
Waktu itu, Near kira Woozi itu Hoshi. Karena baru liat-liat biodatanya saja, jadi Near belum hafal sama nama mereka masing-masing. Near baru sadar pas lihat MV ‘Adore U’ dan melihat bagiannya Hoshi lalu buka biodata SEVENTEEN lagi.
Hoshi dan Woozi yang bikin Near salah paham...
-_-
Near juga sempat mengira Wonwoo itu The8 karena belum hafal wajahnya Wonwoo dan The8. Near pikir yang Near cari itu The8, namun setelah diselidiki lagi, ternyata itu Wonwoo.
Sempet salah paham juga..
Hadeuh..

Sebagai member terakhir yang Near hafal, Near juga sempat mengira Dino itu Joshua dan Joshua itu Dino. Oalah... Ternyata kebalik! Hahaha. Near sadar pas melihat member yang kebagian ‘neol gatgo nolji jom mallae’ di ‘Adore U’ berulangkali.
Mungkin karena sama-sama imut,
jadi salah paham kali, ya? Hahahaha..
“Kok, gak mirip Hyuk, ya? Lah, ini Dino, tho?!” Near sempat berkata begitu. Karena bagi Near, di beberapa angle Joshua itu mirip VIXX Hyuk.
Aduh, jadi malu, deh. Untung salah pahamnya gak berkepanjangan, ya? Hahahaha.
Untung, deh, untung.
***
Throwback
Near suka sama SEVENTEEN sekarang. Suatu hari, Near iseng-iseng menyimpan beberapa video mereka, salah satunya ketika mereka tampil membawakan ‘Sorry, Sorry’-nya SuJu yang sudah di-remix.
Itu DAE to the BAK, keren!!
Near jadi ingat masa-masa Near dan Onnie suka banget sama Super Junior, dan sekarang tinggal Onnie aja yang suka SuJu di rumah. Apalagi jumlah mereka sama banyaknya.
“Jangan bilang, musiknya kerjaan Woozi, dan koreonya kerjaan Hoshi...” Near sempat berpikir begitu.
Terima kasih banget buat SEVENTEEN yang membuat Near kembali ke masa lalu lagi. Semoga kalian bisa melejit, ya!
***
No fandom, always
Near senang banget bisa kenal Super Junior, SHINee, Boyfriend, EXO, B.A.P, VIXX, BTS, The Ark dan bahkan SEVENTEEN sekarang. Meski memang no fandom itu pastilah mengundang pro dan kontra, Near tetap berpegang teguh pada itu.
Gak mau punya fandom, Near hanya ingin berada di posisi yang Near senangi, menyukai siapapun tanpa ragu dan takut. Bebas menyupport siapapun.
Sekarang, meski tidak sepenuh-penuhnya, Near akan menyupport SEVENTEEN juga semampu dan sebisa Near. Bagi Near, idola adalah inspirasi, tempatmu menghibur dirimu dari segala masalah.
Semua orang pasti punya idola, dan bisa jadi gak hanya satu. Semua orang pasti punya musiknya masing-masing, termasuk Near. Dan Near akan menghormatinya, karena Near ingin merasa nyaman juga tanpa perlu ada hujatan maupun fanwar.

SEVENTEEN cuma satu dari sekian banyak 2015 Kpop rookie idols. Dari setiap K-Idols, Near memang gak ngikutin dari awal, semuanya dari pertengahan atau hampir dari debut. Near harap apa yang jadi keputusan Near ini gak akan mengganggu orang lain.
Say the name! SEVENTEEN!


***

감사합니다^^

감사합니다^^
Jangan lupa untuk berkunjung lagi!!^