Untitled
“Aku mohon biarkan aku
tidur...” air mata mengalir, “Biarkan aku tidur, dan melanjutkan aktifitasku
nanti pagi...
Besok pagi ada pelajaran B.
Inggris, ulangan B. Mandarin, dan mengumpulkan PR DsKj... Aku mohon biarkan aku
tidur...”.
Awalnya, aku ingin menangis,
tetapi tak satupun air mata yang keluar. Tapi, sekarang tiga tetesnya keluar
ketika aku berbaring. Awalnya, aku ingin tidur. Tapi, sekarang, ketika aku
berbaring, aku tak mampu memejamkan mata. A ku takut.
*Untitled*
Aku terbangun dan bersiap ke
sekolah. Niatku membawa laptop ke sekolah hancur ketika Onni menentangnya
keras.
Tanpa membawa bekal, aku
berangkat ke sekolah, Umma mengantarku. Masih ku ingat kejadian-kejadian itu.
Aku memutar lagu-lagu yang aku inginkan di MP3 Player di ponselku di
perjalanan, headset hitamku menyertai.
Ketika motor matic itu tengah melaju menuju
sekolahku, aku memandang langit. “Mereka
di sini...” batinku.
Beberapa lagu telah berlalu,
namun aku masih mengingatnya. Tapi aku berusaha mengalihkan pikiranku.
“Nanti siang ke sekolah SMP, mau lihat eskul... Tapi..., ”. Aku
mengingat keadaan eskulku dan alumni-alumninya yang tengah berkabung. Padahal,
aku sudah menyatakan untuk tak bersedih karena kejadian-kejadian itu, tapi
mengingat duka ini aku malah jadi sedih.
Aku agak tersadar, kemudian
aku memutar lagu.
Dan aku memandang langit
귀 기울여봐요 들리지 않나요 작은 속삭임
Gwi giulyôbwayo deulliji anhnayo jakeun soksakim
Tune your ears
in – can’t you hear the small whisper?
그대 들리는 어디든 그곳에 함께 있을게요
Geudae deullineun ôdideun deu gose hamkke isseulkeyo
Wherever you
hear it, I will be with you
멀리 있대도 그댈 부르는 바람이 있죠
Môlli ittdaeodo geudael bureuneun barami ittjyo
Even if you’re far
away, the wind calls you
우리만 아는 설렘이 파란 하늘 끝에 닿아서
Uriman aneun sôllemi paran haneul kkeute dahasô
This heart rush that only we
know touches the end of the blue sky
내 곁에 있어 줘요 내 손을 잡아요
Nae gyôte issô jwôyo nae soneul jabayo
Stay by my side, hold my hand
작은 속삭임이 말해준 바람이 전하는 말 들으며
Jakeun soksakimi malhaejun barami jônhaneun mal deureumyôn
As you listen to the small
whispers and what the wind says
하늘로 날아 오르면 되요
Haneullo nara oreumyôn dweyo
We just need to fly to the sky
모두 잊을 수 있죠 그 순간만은
Modu ijeul su ittjyo geu sunganmaneul
We can forget everything just
for that moment
모든 게 다 같은 하늘색뿐 이라서
Modu ge da gateun haneulsaekppun irasô
Because everything is the same
color as the sky
“Aku bangun di pagi yang sama... Aku
berada di bawah langit yang sama... Ya, Oppa ada di sini..., mereka semua di
sini... Mereka sangat dekat, tapi aku tak bisa melihat mereka..., bahkan hanya
sepersekian detik saja...”.
눈물도 흩어져요 바람이 다 가져가줘요
Nunmuldo heurôjyôyo barami da gajyôgajwôyo
Tears scatter and the wind takes
it all away
그 순간만은 그대와 난 꼭 함께할 수 있어
Geu sunganmaneun geudaewa nan kkok hamkkehal su issô
Just for that moment, you and I
can be together for sure
Lagi-lagi, ini bukanlah kesempatanku, Ia lagi-lagi belum
mengizinkanku... Apakah ada arti dari semua ini?
*Untitled*
Meski mood-ku jelek, ku coba
tersenyum. Ku coba untuk tetap mengerjakan tugas-tugas di sekolah dengan sebaik
mungkin. Aku tak boleh terus bersedih hanya karena kejadian-kejadian itu.
Geurae...
Belajar, ibadah,
belajar, ibadah. Ingat itu selalu. Aku harus memperbaiki mood-ku dan beraktifitas dengan mood
yang baik untuk hari ini..., dan seterusnya...
Meeting you, it’s
my dream...
“Fighting!” for
me... “Fighting!” for you, guys... Daebak for your concert!^
오빠들, 언니들, 사랑해...!^
*END*
Yeoreobun, ini
bukan FanFict, ya.. Ini cerita nyata (non-fiksi) dengan tokoh utama Nate...
Dengan kata lain ini ceritanya Nate..
Hehehe... Jangan
pada sedih, ya...^ Aku juga berusaha untuk gak sedih... Ingat, kita masih punya
kewajiban yang lain, lho~~..
Terus berdoa dan
berusaha!^
Fighting dan
gamsahamnida!^

