Kejujuran seorang Kpopers Cilik
Kejujuran seorang Kpopers Cilik
Musik memang disukai oleh banyak orang, mau itu
laki-laki maupun perempuan, tua maupun muda, malah yang masih di dalam
kandungan Ibu pun butuh musik.
Salah satu jenis musik yang masih ngetop sampai
saat ini adalah Kpop, alias Korean Pop. Jumlah para Kpopers ―fans/penikmat
musik Kpop― pun jumlahnya tidak sedikit dan tersebar di seluruh belahan dunia.
Kpopers pun tidak hanya berasal dari kalangan anak muda, tak sedikit orang
dewasa bahkan anak kecil pun juga suka Kpop.
Salah satunya, yeo dongsaeng-nya Near.
Sejak kecil, dongsaeng sudah sering mendengar lagu-lagu berbahasa Korea karena
kedua onnie-nya ini penggemar berat
Kpop. Waktu masih kecil, terkadang sambil bermain sendirian kami sering
mendengar dongsaeng menggumamkan
lagu-lagu Kpop meski liriknya gak jelas.
Yang waktu itu paling Near ingat adalah, ketika
dongsaeng yang masih berusia 5 tahun
menggumamkan lagu MBLAQ – Monalisa sambil mainan. Near dan onnie yang mendengarnya pun cuma bisa menahan tawa supaya dongsaeng gak sawan ngeliat dua kakaknya
bertingkah aneh.
Kira-kira di usia yang tidak jauh berbeda, dongsaeng-nya Near bilang kalau dia suka
SuJu Shindong, tapi berubah jadi Leeteuk ketika Super Junior sedang
mempromosikan lagu ‘Mr. Simple’. Dongsaeng memang sudah mengerti cowok
ganteng ternyata~...
Waktu TK, Onnie-nya
Near sedang menggemari grup baru, EXO, dan mengunduh banyak video mereka.
Ketika Near menonton video EXO itu di laptop, dongsaeng menghampiri Near dan bertanya, “Mereka siapa? Dia siapa?
Orang itu namanya siapa? Kalau yang ini siapa?” dan seterusnya, sehingga Near
harus memperkenalkan keduabelas member-nya.
Harus dimaklumi, di usia dongsaeng yang segitu lugunya memang wajar kalau dia banyak nanya.
Anak-anak kecil seusianya waktu itu memang rasa ingin taunya sangat tinggi.
Lalu beberapa hari kemudian, dongsaeng menghampiri Near dan berkata,
“Kak, aku suka Sehun.”. Near kaget bukan kepalang, “Sejak kapan kau mengenal
mereka semua?!” kaget Near.
Aduh, polosnya... #tepokjidad
![]() |
| Youngjae dan pesona rambutnya (?) yang bikin dongsaeng demen sama dia -_____- |
Nah, ketika kedua kakaknya ini sedang
menggemari VIXX, dongsaeng belum
kelihatan tertarik terhadap mereka meski dongsaeng
tau siapa itu VIXX. Tapi, dongsaeng
―yang sekarang duduk di kelas tiga sekolah dasar ini― pernah bilang kalau member VIXX yang palng tampan itu Leo
―dan ini membuat onnie kegirangan
begitu tau member kesukaannya
dibilang paling tampan.
Sehubungan dengan judul postingan Near kali
ini, Near akan menceritakan kejujuran dongsaeng
sebagai seorang Kpopers.
![]() |
| VIXX |
Kemarin (31/3), ketika baru pulang sekolah, dongsaeng melihat wallpaper laptop Near, lalu lantas berkata, “Dia menakutkan.”
tunjuknya pada Leo.
![]() |
| Wallpaper laptop Near |
Tak percaya, Near menyuruhnya menujuk lagi,
“Yang mana?”.
“Yang itu.” benar, dongsaeng menunjuk Leo. “Dia ganteng banget.” katanya.
Near hanya terkikik mendengarnya. “Onnie pasti akan menjerit kegirangan
mendengarnya...” batin Near. Kemudian, pandangan dongsaeng beralih ke gambar member
yang paling pojok.
“Wajahnya putih banget, kayak pake bedak.”
katanya.
Near tertawa terbahak-bahak, karena yang dongsaeng maksud adalah N. “Hei!! Aku
tau N itu gelap!! Tapi jangan terlalu jujur gitu, dong!!” komplain Near pada dongsaeng.
“Habisnya,” lanjut dongsaeng, “warna kulit wajah sama lehernya beda, tuh. Wajahnya
putih, tapi lehernya agak gelap.”.
Near sekali lagi tertawa geli mendengarnya.
Memang Near kecewa member favorit
Near disebut gelap seperti itu, tapi ―kau tau― ini sangat lucu!!
Lalu, dongsaeng
bertanya sambil memandang ke member
yang paling pojok, “Kakak pernah nonton kartun Larva?”.
Near mencoba menahan tawa ―rasa-rasanya kayak
tau, “Pernah.” kata Near, “Kenapa? Di antara member VIXX, emangnya ada yang mirip sama Larva?” pancing Near.
“Iya,” jawab dongsaeng, “dia mirip Larva.”. Dan pastinya, dongsaeng menunjuk Ravi!!
Near kembali tidak bisa menahan tawa yang
meledak. Dongsaeng bilang kalau Ravi
mirip Larva yang warna kuning.
“Yang ini rambutnya rapi (Hongbin), yang ini
wajahnya aneh (Ken), dan yang ini kelihatan seperti orang sakit (Hyuk).” lanjut
dongsaeng.
“Ken? Aneh?” ulang Near, “Kenapa? Apa karena
hidungnya besar?” pancing Near.
“Bukan, yang penting wajahnya aneh.” kata dongsaeng.
Begitu Onnie
pulang kerja, Near segera menceritakan kejadian itu dan dia tertawa geli
mendengarnya ―dan pastinya ia kegirangan begitu tau Leo-nya dibilang ganteng...
Seakan seperti suatu budaya dalam sebuah
keluarga kecil, dongsaeng sepertinya
sudah tidak asing lagi dengan Kpop. Bahkan hampir sejak lahir, ia sudah mendengar Kpop
―karena kami menyukai Kpop ketika dongsaeng
masih kecil.
Tidak ketinggalan tingkah lucu dongsaeng yang lainnya.
Near waktu itu beli kaset Running Man ―kayaknya yang episode 85 yang penting― ada Big Bang ―Fantastic
Baby era― sebagai salah satu bintang tamunya.
| Running Man & Big Bang, serta summoning ring-nya yang melegenda^^ |
Dari situ, dia nge-fans banget sama GD, dan dongsaeng sering minta Near memutarkan
kembali video itu untuknya ―bahkan Near sampai bosan dengan video itu sendiri.
Masih soal Running Man. Near memang suka nonton
Running Man, tapi kalau ada artis yang Near suka aja. Dongsaeng kadang suka ikutan nimbrung nonton Running Man, bahkan
gara-gara itu dia hafal nama para member Running
Man, lho!
Near tau itu ketika dongsaeng ikut tertawa bersama Near saat melihat tingkah lucu para member Running Man, seperti, “Hahaha! Jongkook
lari!”, “Wah, kasian Kwangsoo~..”, “Hihihi, Gary lucu!!”, dan semacamnya ―Near speechles.
Kpop juga adalah jurus ampuh kalau dongsaeng lagi rewel...
Waktu kecil, dongsaeng belum bisa jauh-jauh dari Ibu, sementara Ibu sibuk dan
harus keluar rumah saat itu. Waktu itu kira-kira dongsaeng masih TK.
Dongsaeng gak bisa berhenti menangis begitu
bangun tidur ia tidak mendapati Ibu di rumah, sementara hanya ada Near saat itu.
Karena rewel, Near sengaja memutar semua music
video EXO di laptop.
Toh pada akhirnya, dongsaeng-nya Near akan ikut nimbrung nonton EXO dan berhenti menangis
―taa-daah~.. :D
Terkadang, Near menjadikan Kpop sebagai
motivasi agar dongsaeng mau belajar.
Waktu itu dongsaeng
gak mau belajar ―dia memang susah kalau disuruh belajar, hobinya main aja.
Kadang, Near akan mengancamnya.
“Gue gak bakal puterin videonya B.A.P,
Youngjae, atau apapun itu kalau gak mau belajar!!” ancam Near padanya.
Kadang ancaman ini ampuh buatnya, kebanyakan
sih enggak. -_____-
Atau kadang keluguannya itu bikin Near bingung.
Near sempat beberapa kali memutar music video Infinite di laptop, dan
beberapa kali pula dongsaeng
melihatnya. Lucunya, dia langsung suka sama L, alias Myungsoo.
Waktu itu dia ingin melihat kembali cowok yang
dibilangnya ganteng itu, tapi dia bingung bagaimana harus mengatakannya pada
Near.
“Kak, puterin video itu, dong...” katanya.
“Puterin apa?” heran Near di depan laptop.
“Yang itu, tuh...” ia bingung, “Yang ada
itunya...,”.
“Itunya apa?”.
“Siapa, deh, namanya...? L...!” katanya.
“Oh~...” Near memonyongkan (?) bibir, “Itu!”
kata Near lagi, “Emang nama grup-nya L apa?” pancing Near ―usilnya kambuh.
Dongsaeng langsung terdiam, memutar otak
dengan keras seakan pertanyaan kakaknya ini soal matematika. “Gak tau.” jawabnya
pada akhirnya.
“Udah, jawab aja sebisanya.”.
“Uh..” pikirnya lagi, “Beast?”.
“Pufft!.” Near terpaksa menahan tawa untuknya,
dan segera memutar ‘video yang ada L-nya’ untuk dongsaeng. “Nama grupnya L itu Infinite! IN.FI.NITE.” kata Near
―berharap dia gak akan menyebut L adalah personilnya Beast lagi.
| L yang bikin dongsaeng khilaf gara-gara nama grupnya |
Kebetulan, ketika Ken ulangtahun nanti, dongsaeng juga akan merayakan
ulangtahunnya yang kesembilan! Yup, bener banget, Ken dan dongsaeng lahir di tanggal dan bulan yang sama, tapi cuma berbeda
empat belas tahun aja, kok!^^ Empat belas
tahun aja???
Postingan ini hanya untuk sharing aja, kok. Berbagi cerita dan pengalaman punya saudara
kandung yang sama-sama suka Kpop. Juga, gimana seorang kakak penggemar Kpop
menjaga adiknya yang juga suka Kpop, agar dampak kesukaannya pada Kpop bisa
memberikan sisi positif buatnya kelak.
Kalau perbedaan usianya dekat, seperti Near dan
onnie yang cuma beda tiga tahun,
kayaknya gak perlu dijaga ketat. Tapi kalau perbedaan usianya cukup jauh,
seperti Near dan dongsaeng yang
berbeda sepuluh tahun, baru butuh pengawasan.
Oke, semoga postingan ini berguna bagi para
Kpopers chingu-deul sekalian, juga
bagi kakak-kakak yang lain!!^^
Kalau pengalaman kamu, gimana?
Sampai sini postingan Near kali ini~...^^
Gamsa hamnida~...
Ppyong!





